Samsung beri sinyal peluncuran kacamata pintar berbasis AI “Galaxy Glasses” tahun ini. Intip bocoran fitur kamera, integrasi smartphone, dan desainnya.
BARCELONA, PARLE.CO.ID – Setelah sukses merilis Galaxy S26 series dan Galaxy Ring, Samsung kini mulai terang-terangan mengungkap ambisinya di pasar kacamata pintar (smart glasses). Di sela ajang Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona, raksasa teknologi asal Korea Selatan ini membocorkan pengembangan perangkat yang santer disebut sebagai “Galaxy Glasses”.
Vice President bisnis Mobile Samsung, Jay Kim, mengonfirmasi bahwa kacamata menjadi salah satu kandidat utama dalam eksplorasi perangkat AI generasi berikutnya bagi Samsung.
“Semua orang membicarakan perangkat AI berikutnya, dan kami juga melihat banyak jenis perangkat berbeda. Kacamata jelas salah satunya,” ujar Kim dalam wawancara dengan CNBC, sebagaimana dilaporkan pada Selasa (10/3/2026).
Inti dari Galaxy Glasses bukanlah sekadar aksesori, melainkan kemampuan AI untuk memahami apa yang sedang dilihat pengguna. Perangkat ini diprediksi akan dilengkapi kamera yang menangkap visual di sekitar area mata, lalu mengirimkan data tersebut ke ponsel untuk diproses oleh kecerdasan buatan.
Menariknya, Samsung memberi sinyal bahwa kacamata pintar ini kemungkinan besar tidak akan memiliki layar di lensa. Informasi hasil analisis AI diperkirakan akan disampaikan kepada pengguna melalui audio via speaker atau ditampilkan di perangkat pendamping seperti smartphone dan smartwatch.
Pendekatan ini mirip dengan kacamata pintar Ray-Ban Meta yang saat ini mendominasi pasar. Strategi tanpa layar ini dianggap lebih efisien untuk menjaga desain kacamata tetap ringan dan mirip kacamata konvensional.
Sejumlah laporan menyebutkan Galaxy Glasses akan mengusung fitur-fitur canggih, antara lain:
-
Konektivitas Maksimal: Dilengkapi WiFi, Bluetooth, dan integrasi mulus dengan ekosistem HP Galaxy.
-
Multimedia & Komunikasi: Kemampuan mengambil foto dan video, melakukan panggilan suara, serta mengirim pesan melalui asisten AI.
-
Lensa Photochromic: Rumor menyebut lensa dapat otomatis menjadi gelap saat terkena sinar matahari (seperti kacamata transition).
-
Durabilitas & Desain: Desain modis yang diharapkan tetap nyaman digunakan sepanjang hari.
Meski Samsung belum mengungkap spesifikasi teknis dan desain akhir secara resmi, Jay Kim memberikan kode keras bahwa perangkat tersebut berpotensi meluncur pada tahun 2026 ini.
Jika terealisasi, kehadiran Galaxy Glasses akan memanaskan persaingan di pasar wearable AI. Saat ini, Samsung harus bersiap berhadapan langsung dengan dominasi Ray-Ban Meta, serta rumor produk serupa yang juga tengah disiapkan oleh Apple. ****

