spot_img
Minggu, 25 Januari 2026
More
    spot_img
    BerandaPeristiwaJakarta Siaga Demo Besar: Buruh Tolak UMP 2026, Istana Jadi Titik Aksi...

    Jakarta Siaga Demo Besar: Buruh Tolak UMP 2026, Istana Jadi Titik Aksi Besok

    -

    JAKARTA, PARLE.CO.IDGelombang protes buruh dipastikan akan membanjiri jalanan ibu kota pada akhir tahun ini. Ribuan buruh yang tergabung dalam berbagai konfederasi dijadwalkan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di depan Istana Negara dan Balai Kota Jakarta pada tanggal 29 hingga 30 Desember 2025. Aksi ini merupakan bentuk penolakan keras terhadap penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 yang dinilai tidak layak.

    Massa Buruh Tuntut Revisi Kenaikan Upah Minimum, Rano Karno Ajak Dialog Terkait Penetapan Rp 5,7 Juta

    Ketegangan meningkat setelah Pemerintah Provinsi Jakarta mengumumkan angka UMP 2026 sebesar Rp 5,7 juta. Bagi organisasi buruh, angka tersebut dianggap jauh dari ekspektasi untuk menutupi kenaikan biaya hidup dan inflasi yang melambung di tahun mendatang.

    Respons Pemerintah dan Tokoh Merespons rencana aksi tersebut, Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, memberikan tanggapan terbuka. Ia mengimbau agar para perwakilan buruh tidak hanya mengandalkan aksi jalanan, tetapi juga bersedia kembali ke meja perundingan.

    “Kita memahami aspirasi teman-teman buruh. Namun, mari kita duduk bersama lagi untuk melihat angka-angka ini secara objektif. Pemerintah ingin keseimbangan antara daya beli pekerja dan keberlangsungan dunia usaha,” ujar Rano Karno dalam keterangannya hari ini.

    Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas Pihak kepolisian telah menyiapkan ribuan personel untuk mengawal jalannya aksi yang diprediksi akan mencapai puncaknya pada esok hari, Senin (29/12). Beberapa ruas jalan utama menuju Istana Merdeka dan Jalan Medan Merdeka diprediksi akan mengalami penutupan atau pengalihan arus lalu lintas sejak pagi hari.

    Hingga saat ini, para pimpinan serikat buruh menegaskan akan tetap pada rencana awal untuk melakukan “mogok daerah” jika tuntutan kenaikan upah tidak segera ditinjau ulang oleh pemerintah pusat maupun daerah.

    Berdasarkan informasi terbaru mengenai rencana aksi demonstrasi buruh pada 29-30 Desember 2025, pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas dan rute alternatif secara situasional.

    Aksi ini diprediksi akan memusatkan massa di sekitar Patung Kuda (Jalan Medan Merdeka Barat) dan Istana Negara, dengan titik kumpul mulai pukul 10.00 WIB.

    Berikut adalah daftar rute alternatif dan pengalihan arus yang dapat Anda gunakan untuk menghindari kepadatan di Jakarta Pusat:

    1. Rute Alternatif Sisi Barat (Arah Slipi/Tanah Abang)

    Jika Anda datang dari arah Slipi atau Tomang menuju pusat:

    • Arah Utara: Dari Jalan Suryopranoto dialihkan menuju Jalan Gajah Mada atau Jalan Hayam Wuruk.

    • Arah Selatan: Gunakan jalur Jalan Cideng Barat atau Cideng Timur untuk menembus ke arah Tanah Abang dan Kebon Sirih, menghindari Jalan Medan Merdeka Barat.

    2. Rute Alternatif Sisi Selatan (Arah Thamrin/Sudirman)

    Untuk menghindari penutupan di Bundaran Patung Kuda:

    • Dari Bundaran HI: Kendaraan dialihkan menuju Jalan Budi Kemuliaan atau dialihkan lurus ke arah Jalan Kebon Sirih menuju Tugu Tani/Gambir.

    • Via Menteng: Gunakan Jalan Sultan Syahrir atau Jalan Imam Bonjol untuk menghindari poros utama Sudirman-Thamrin yang menuju area demonstrasi.

    3. Rute Alternatif Sisi Timur (Arah Gambir/Senen)

    Jika Anda datang dari arah Pulogadung atau Senen menuju Jakarta Barat:

    • Hindari Jalan Medan Merdeka Timur: Gunakan Jalan Perwira menuju Lapangan Banteng, lalu lanjut ke arah Jalan Ir. H. Juanda.

    • Arah Harmoni: Dari Jalan Pos atau Jalan Gedung Kesenian, arahkan kendaraan melalui Jalan Lapangan Banteng Utara → Jalan Lapangan Banteng Barat → Jalan Majapahit.

    4. Penyesuaian Transportasi Umum (TransJakarta)

    Beberapa rute TransJakarta yang melewati area ring 1 kemungkinan besar akan mengalami modifikasi rute (perpendekan jalur atau pengalihan):

    • Koridor 1 (Blok M – Kota): Biasanya dilakukan pengalihan rute di sekitar Patung Kuda hingga Harmoni.

    • Rute Balai Kota: Bus biasanya tidak melayani halte di sepanjang Jalan Medan Merdeka Selatan jika massa sudah memadati area tersebut.

    Saran Bagi Pengendara:

    1. Hindari Titik Kumpul: Hindari kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, dan Jalan Medan Merdeka Selatan mulai pukul 09.00 WIB.

    2. Pantau Navigasi: Gunakan Google Maps atau Waze secara real-time untuk melihat blokade jalan (garis merah tua/hitam) yang dipasang petugas secara mendadak.

    3. Waspadai Konvoi Motor: Massa buruh dari daerah penyangga (Pantura dan Puncak) dikabarkan akan masuk ke Jakarta menggunakan ribuan motor pada malam hari hingga esok pagi (Senin, 29 Desember). (P-01)

    TERKAIT

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Stay Connected

    0FansSuka
    0PengikutMengikuti
    0PengikutMengikuti
    22,800PelangganBerlangganan
    spot_img

    TERKINI