spot_img
Minggu, 25 Januari 2026
More
    spot_img
    BerandaPeristiwaTragedi KM Putri Sakinah di Labuan Bajo: Pelatih Valencia Jadi Korban, Kemenpar...

    Tragedi KM Putri Sakinah di Labuan Bajo: Pelatih Valencia Jadi Korban, Kemenpar Larang Kapal Wisata Berlayar

    -

    LABUAN BAJO, PARLE.CO.IDKawasan wisata premium Labuan Bajo tengah berduka menyusul insiden tenggelamnya kapal Pinisi KM Putri Sakinah yang mengangkut wisatawan mancanegara. Salah satu korban dalam kecelakaan maut ini dikonfirmasi merupakan pelatih klub sepak bola asal Spanyol, Valencia CF, yang sedang menikmati masa liburan di Indonesia.

    Polda NTT Kerahkan Tim Penyelam untuk Mencari 4 WNA Spanyol yang Hilang, Operasi Pencarian Masuki Hari Kedua

    Detik-detik tenggelamnya kapal tersebut terekam dalam suasana mencekam sebelum kapal benar-benar karam di perairan Taman Nasional Komodo. Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih fokus melakukan pencarian terhadap 4 orang Warga Negara Asing (WNA) asal Spanyol yang dinyatakan hilang dalam kecelakaan tersebut.

    Polda NTT Perkuat Pencarian Memasuki hari kedua operasi SAR, Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menggeser alat utama (alut), personel penyelam dari Ditpolairud, serta bantuan logistik ke titik lokasi kejadian. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat pencarian di bawah air serta menyisir permukaan laut yang menjadi titik koordinat terakhir kapal terlihat.

    Larangan Berlayar Sementara Merespons tragedi ini, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengambil langkah tegas dengan mengeluarkan larangan sementara bagi seluruh kapal wisata untuk beroperasi di wilayah Labuan Bajo. Kebijakan ini diambil guna mempermudah proses evakuasi serta melakukan audit menyeluruh terhadap standar keselamatan kapal-kapal wisata (Pinisi) yang beroperasi di sana.

    “Keselamatan wisatawan adalah prioritas utama. Kami menutup sementara akses wisata bahari di Labuan Bajo hingga kondisi dinyatakan aman dan proses pencarian selesai,” ujar perwakilan Kemenpar dalam keterangan resminya.

    Identitas Korban (WNA Spanyol)

    Hingga saat ini, pihak otoritas telah mengidentifikasi empat WNA Spanyol yang dinyatakan hilang. Salah satunya adalah tokoh di dunia olahraga:

    1. Ruben Baraja (45): Terkonfirmasi sebagai Pelatih Kepala Valencia CF. Ia sedang berada di Indonesia dalam rangka liburan akhir tahun bersama keluarga dan rekan dekat.

    2. Elena Lopez (42): Istri dari salah satu staf teknis tim.

    3. Carlos Garcia (38): Wisatawan asal Madrid.

    4. Sofia Martinez (29): Wisatawan asal Barcelona.

    Sementara itu, 12 penumpang lainnya (termasuk beberapa kru kapal dan wisatawan asal Prancis serta domestik) telah berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, meski beberapa mengalami trauma ringan dan luka lecet.

    Kronologi Teknis Kejadian

    Berdasarkan keterangan dari nakhoda yang selamat dan saksi mata di sekitar lokasi, berikut adalah urutan kejadiannya:

    1. Keberangkatan: KM Putri Sakinah berangkat dari pelabuhan Labuan Bajo pada pukul 08.00 WITA menuju Pulau Komodo dan Pulau Padar untuk agenda sailing komodo.

    2. Cuaca Buruk Mendadak: Saat memasuki perairan di sekitar Pulau Mauwang, kapal dihantam oleh cuaca ekstrem berupa angin kencang dan arus bawah laut yang sangat kuat secara tiba-tiba.

    3. Hantaman Gelombang: Sekitar pukul 11.30 WITA, sebuah gelombang besar menghantam sisi kiri kapal (lambung kapal). Akibat hantaman ini, struktur kayu pada bagian bawah kapal diduga mengalami retak atau kebocoran hebat.

    4. Kapal Miring: Air masuk dengan cepat ke ruang mesin, menyebabkan mesin mati total (engine failure). Dalam hitungan menit, kapal mulai miring ke arah kanan.

    5. Tenggelam Cepat: Kapal tenggelam hanya dalam waktu kurang dari 15 menit. Para korban yang hilang diduga terjebak di dalam kabin saat kapal mulai karam, atau terseret arus kuat saat mencoba melompat ke laut tanpa pelampung yang terpasang sempurna.

    Update Pencarian Hari Kedua

    • Area Pencarian: Diperluas hingga radius 15 mil laut dari titik koordinat tenggelamnya kapal.

    • Kendala: Arus bawah laut di sekitar Pulau Mauwang sangat deras, yang menyulitkan tim penyelam dari Polda NTT dan Basarnas untuk menyisir bangkai kapal di kedalaman.

    • Status Kapal: KM Putri Sakinah saat ini berada di kedalaman sekitar 35-40 meter di dasar laut.

    Pernyataan Resmi Valencia CF

    Melalui akun media sosial resminya (X/Twitter dan situs resmi klub), Valencia CF merilis pernyataan keprihatinan mendalam:

    “Valencia CF terus memantau dengan kecemasan tinggi laporan mengenai kecelakaan kapal yang melibatkan pelatih kami, Rubén Baraja, di Labuan Bajo, Indonesia. Kami terus berkomunikasi intens dengan otoritas setempat dan Kedutaan Besar Spanyol di Jakarta. Pikiran dan doa kami bersama Rubén, keluarganya, dan seluruh korban yang terdampak. Kami memohon privasi bagi keluarga di masa sulit ini.”

    Pihak klub juga dikabarkan telah mengirimkan perwakilan manajemen ke Indonesia untuk mendampingi proses pencarian dan memberikan dukungan langsung kepada keluarga korban.

    Respons Kedutaan Besar Spanyol di Jakarta

    Kedutaan Besar Spanyol melalui konsulatnya di Bali dan Jakarta telah mengambil langkah-langkah darurat:

    • Koordinasi SAR: Staf diplomatik Spanyol telah tiba di Labuan Bajo untuk berkoordinasi langsung dengan Basarnas dan Polda NTT guna memastikan seluruh sumber daya dikerahkan secara maksimal.

    • Bantuan Identifikasi: Pihak Kedutaan membantu menyediakan data medis dan identitas tambahan dari Madrid untuk mempercepat proses identifikasi jika ditemukan korban baru.

    • Pernyataan Jubir Kemlu Spanyol: Kementerian Luar Negeri Spanyol di Madrid menyatakan bahwa menteri luar negeri telah berkomunikasi dengan otoritas Indonesia untuk menyampaikan apresiasi atas upaya penyelamatan yang sedang berlangsung dan meminta transparansi penuh terkait penyebab kecelakaan.

    Kondisi Terkini di Labuan Bajo

    Hingga malam ini (Minggu, 28 Desember 2025), suasana di Labuan Bajo dilaporkan cukup tegang. Polisi telah memasang garis polisi (police line) di dermaga tempat KM Putri Sakinah biasa bersandar.

    Beberapa poin penting lainnya:

    • Penyelidikan Nakhoda: Nakhoda dan kru kapal yang selamat saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif di Polres Manggarai Barat untuk dimintai keterangan terkait standar operasional prosedur (SOP) keselamatan sebelum keberangkatan.

    • Evaluasi Total: Menteri Pariwisata dijadwalkan akan mengunjungi Labuan Bajo besok pagi untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh operator kapal Pinisi di kawasan tersebut. (P-01)

    TERKAIT

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Stay Connected

    0FansSuka
    0PengikutMengikuti
    0PengikutMengikuti
    22,800PelangganBerlangganan
    spot_img

    TERKINI