BerandaUncategorizedUU Perlindungan Konsumen Dinilai Usang, FKBI Desak Amandemen Total Hadapi Era Digital

UU Perlindungan Konsumen Dinilai Usang, FKBI Desak Amandemen Total Hadapi Era Digital

Published on

spot_img

JAKARTA, PARLE.CO.ID — Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI), Tulus Abadi, menilai revisi terhadap Undang-Undang Perlindungan Konsumen yang tengah digagas DPR RI tidak cukup jika hanya bersifat parsial. Ia menekankan pentingnya amandemen total untuk menjawab tantangan baru di era ekonomi digital.

Berbicara dalam diskusi legislasi di Kompleks Parlemen Senayan, Selasa (1/7/2025), Tulus menyebut bahwa UU yang ada saat ini—yang telah berlaku lebih dari dua dekade—tidak lagi relevan untuk melindungi konsumen dalam ekosistem digital seperti e-commerce, layanan pengantaran makanan, hingga pinjaman online.

“Saya sudah aktif di YLKI sejak 1996. Saya mengalami langsung masa sebelum dan sesudah lahirnya UU Perlindungan Konsumen. Saya tahu manfaatnya, tapi juga paham betul kekurangannya,” ujar Tulus.

Menurut dia, definisi pelaku usaha dalam konteks digital sangat kompleks dan melibatkan banyak pihak yang belum tercakup secara memadai dalam UU yang berlaku saat ini. Ia menegaskan bahwa pembaruan regulasi harus mencakup aspek teknologi dan ekonomi digital secara substansial.

“Undang-undang sekarang belum menyentuh isu-isu digital secara utuh. Padahal, hari ini kita semua hidup dalam ekosistem digital yang tak terpisahkan,” katanya.

FKBI pun mendorong Komisi VI DPR RI untuk tidak sekadar melakukan revisi teknis, melainkan menyusun ulang secara menyeluruh struktur regulasi perlindungan konsumen agar dapat memberikan payung hukum yang kuat dan relevan.

“Kalau hanya revisi, yang disentuh hanya bagian pinggirnya. Tapi kalau amandemen, maka akan mencakup seluruh substansi secara holistik dan efektif dalam melindungi konsumen Indonesia,” pungkas Tulus. ***

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

Ketua DPD Sutan Najamudin: Otda Bukan Hadiah, tetapi Tanggung Jawab Bersama

Penguatan hubungan antara pemerintah pusat dan daerah menjadi salah satu kunci menjaga keberlanjutan pembangunan...

DPR Selesaikan 28 UU, Puan Maharani: RUU Perampasan Aset Masih Digodok

Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan DPR bersama pemerintah telah menyelesaikan pembahasan 28 rancangan...

Prabowo: Seluruh Barang Subsidi dan Bansos Akan Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih

Presiden Prabowo Subianto memutuskan penyaluran seluruh barang subsidi dan bantuan sosial (bansos) dilakukan melalui...

Legislator PKS Berharap Pidato Prabowo Bawa Optimisme Baru Menuju Indonesia Emas 2045

Di tengah perayaan kemerdekaan yang setiap tahun dipenuhi simbol, pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto...

More like this

Ketua DPD Sutan Najamudin: Otda Bukan Hadiah, tetapi Tanggung Jawab Bersama

Penguatan hubungan antara pemerintah pusat dan daerah menjadi salah satu kunci menjaga keberlanjutan pembangunan...

DPR Selesaikan 28 UU, Puan Maharani: RUU Perampasan Aset Masih Digodok

Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan DPR bersama pemerintah telah menyelesaikan pembahasan 28 rancangan...

Prabowo: Seluruh Barang Subsidi dan Bansos Akan Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih

Presiden Prabowo Subianto memutuskan penyaluran seluruh barang subsidi dan bantuan sosial (bansos) dilakukan melalui...