BerandaPeristiwaSurplus Dagang NTT Capai USD 27,85 Juta di Tengah Penurunan Impor Tajam

Surplus Dagang NTT Capai USD 27,85 Juta di Tengah Penurunan Impor Tajam

Published on

spot_img

KUPANG, PARLE.CO.ID — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat surplus perdagangan luar negeri sebesar USD 27,85 juta sepanjang Januari hingga Mei 2025. Surplus ini terjadi di tengah lonjakan ekspor dan penurunan signifikan impor selama lima bulan pertama tahun ini.

“Secara kumulatif, total nilai ekspor NTT pada Januari–Mei 2025 mengalami kenaikan 3,69 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” ujar Kepala BPS NTT, Matamira Bangngu Kale, dalam jumpa pers virtual, Selasa (1/7/2025).

Sementara itu, total impor pada periode yang sama justru anjlok drastis. “Impor NTT turun 84,61 persen, hanya mencapai USD 3,61 juta, seluruhnya berasal dari sektor nonmigas,” ungkap Matamira.

Pada Mei 2025 saja, ekspor NTT tercatat sebesar USD 7,64 juta, sedikit menurun 0,07 persen dibanding Mei tahun lalu yang sebesar USD 7,65 juta. Meski demikian, ekspor migas tumbuh 9,98 persen (year-on-year), sementara ekspor nonmigas mengalami penurunan 0,29 persen.

Matamira menambahkan bahwa ekspor NTT selama Januari–Mei didominasi sektor industri pengolahan, yang menyumbang 73,59 persen dari total ekspor. Di sisi lain, impor NTT pada Mei 2025 hanya sebesar USD 1,38 juta, merosot 85,42 persen dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya.

Kondisi ini mendorong neraca perdagangan NTT pada Mei 2025 mencatat surplus USD 6,26 juta, terdiri atas surplus migas sebesar USD 0,17 juta dan nonmigas sebesar USD 6,08 juta.

“Dengan nilai ekspor kumulatif mencapai USD 31,45 juta dan impor sebesar USD 3,61 juta, NTT mencatatkan surplus dagang sebesar USD 27,85 juta hingga Mei 2025,” tegas Matamir. ***

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

Penjelasan Kejagung: Febrie Adriansyah dan Don Ritto Baru Jadi Tersangka di Kasus Asabri

Perkembangan penanganan perkara dugaan korupsi yang menyeret sejumlah nama penting kembali menjadi sorotan publik....

Once Mekel Desak Percepat Revitalisasi Taman Budaya demi Dongkrak Ekonomi Kreatif

Di tengah upaya memperkuat ekosistem kebudayaan nasional, keberadaan taman budaya dinilai masih belum dimanfaatkan...

PPATK Siap Telusuri Aliran Dana Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Penelusuran aliran dana menjadi salah satu kunci untuk mengungkap dugaan korupsi dan tindak pidana...

Puan Maharani: Sekolah Harus Jadi Ruang Aman, Kasus MAN 3 Padang Tak Boleh Terulang

Di tengah meningkatnya tantangan yang dihadapi remaja di era digital, kasus yang terjadi di...

More like this

Penjelasan Kejagung: Febrie Adriansyah dan Don Ritto Baru Jadi Tersangka di Kasus Asabri

Perkembangan penanganan perkara dugaan korupsi yang menyeret sejumlah nama penting kembali menjadi sorotan publik....

Once Mekel Desak Percepat Revitalisasi Taman Budaya demi Dongkrak Ekonomi Kreatif

Di tengah upaya memperkuat ekosistem kebudayaan nasional, keberadaan taman budaya dinilai masih belum dimanfaatkan...

PPATK Siap Telusuri Aliran Dana Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Penelusuran aliran dana menjadi salah satu kunci untuk mengungkap dugaan korupsi dan tindak pidana...