BerandaCELEBSProfil & InspirasiKedermawanan H. Her Jadi Teladan Sosial, Ketua KMI Ajak Generasi Muda Madura...

Kedermawanan H. Her Jadi Teladan Sosial, Ketua KMI Ajak Generasi Muda Madura Meneladani

Published on

spot_img

JAKARTA, PARLE.CO.ID — Ketua Kaukus Muda Indonesia (KMI), Edi Homaidi, menyebut sosok pengusaha H. Khairul Umam—yang dikenal luas dengan nama H. Her—sebagai figur inspiratif yang membumikan semangat kedermawanan di tengah masyarakat Madura. Pernyataan itu disampaikan dalam keterangan tertulis pada Jumat (13/6/2025), menyusul penghargaan yang diterima H. Her dalam ajang detikJatim Awards 2024 sebagai “Figur Akselerator Kemajuan”.

“Dedikasi beliau dalam mendampingi petani tembakau Madura melalui inovasi, edukasi, dan teknologi agro bukan hanya memperkuat sektor ekonomi lokal, tetapi juga memperlihatkan kepemimpinan sosial yang otentik,” kata Edi.

Menurut Edi, kontribusi H. Her melampaui aspek ekonomi. Ia menyoroti komitmen H. Her dalam kegiatan sosial seperti penyediaan bibit unggul bagi petani serta pelaksanaan agenda tahunan buka puasa massal yang konsisten digelar setiap Ramadan. Acara serupa pada Maret 2024 bahkan dihadiri lebih dari 13 ribu warga, termasuk anak-anak yatim dan tokoh publik seperti Gus Miftah dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

“H. Her menunjukkan bahwa kesuksesan ekonomi tak boleh menjauh dari rakyat. Ia hadir langsung di tengah masyarakat, memberi makna pada apa yang disebut kepemimpinan yang melayani,” tambahnya.

Tak hanya di tingkat lokal, Edi juga menyoroti aksi solidaritas H. Her di tingkat global. Ia merujuk sumbangan sebesar Rp350 juta yang disalurkan H. Her untuk Palestina pada akhir Oktober 2024, dalam rangkaian doa bersama dan penggalangan kemanusiaan.

“Ini bukan sekadar bentuk derma. Ini adalah ekspresi nyata dari tanggung jawab moral dan solidaritas lintas batas,” ujarnya.

Inspirasi Generasi Muda

Edi berharap apa yang dilakukan H. Her dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Madura, khususnya kalangan pengusaha. Ia menekankan pentingnya membangun kekayaan yang berdampak luas, bukan sekadar akumulasi pribadi.

“Kalau bisa sukses, jadilah sukses yang berdampak. Mari berkolaborasi untuk membangun fondasi sosial, ekonomi, dan pendidikan di daerah,” serunya.

Ia menutup dengan harapan agar semakin banyak figur lokal yang mengedepankan nilai-nilai kebersamaan dan empati sebagai kekuatan sosial.

“Bagi kami di KMI, H. Her bukan hanya sosok dermawan. Ia pemimpin sosial yang memberi harapan,” tutup Edi Homaidi. ***

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

Insiden JPO Tendean Jadi Alarm Keselamatan, DPRD DKI Minta Audit Infrastruktur Publik

Insiden alat berat yang tersangkut di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) kawasan Tendean menunjukkan bahwa...

Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis, Charles Honoris: Penentuan Penerima Harus Tepat Sasaran

Pemerintah didorong melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar manfaatnya...

Sari Yuliati: Reformasi Hukum Nasional Bergantung pada Implementasi KUHAP

Reformasi hukum nasional tidak akan memberikan dampak nyata hanya dengan lahirnya peraturan baru. Yang...

Peluncuran Buku Anotasi KUHAP 2025, Komisi III DPR Dorong Keseragaman Penafsiran dan Penguatan Kepastian Hukum

Implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) 2025 memasuki fase krusial setelah regulasi baru...

More like this

Insiden JPO Tendean Jadi Alarm Keselamatan, DPRD DKI Minta Audit Infrastruktur Publik

Insiden alat berat yang tersangkut di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) kawasan Tendean menunjukkan bahwa...

Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis, Charles Honoris: Penentuan Penerima Harus Tepat Sasaran

Pemerintah didorong melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar manfaatnya...

Sari Yuliati: Reformasi Hukum Nasional Bergantung pada Implementasi KUHAP

Reformasi hukum nasional tidak akan memberikan dampak nyata hanya dengan lahirnya peraturan baru. Yang...