BerandaCELEBSProfil & InspirasiTokoh Intelektual Pertahanan RI, Prof. Juwono Sudarsono Meninggal Dunia

Tokoh Intelektual Pertahanan RI, Prof. Juwono Sudarsono Meninggal Dunia

Published on

spot_img

Dunia pertahanan Indonesia berduka. Prof. Juwono Sudarsono, mantan Menhan era Gus Dur dan SBY, meninggal dunia di Jakarta. Simak perjalanan karier dan kenangannya.

JAKARTA, PARLE.CO.ID – Kabar duka menyelimuti bangsa Indonesia. Mantan Menteri Pertahanan (Menhan) sekaligus tokoh intelektual terkemuka, Prof. Juwono Sudarsono, dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (28/3/2026) siang di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta.

Dikutip dari laporan ANTARA, kabar duka ini telah dikonfirmasi oleh Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait. Almarhum mengembuskan napas terakhir pada pukul 13.45 WIB di usia 84 tahun.

“Beliau (Juwono Sudarsono) meninggal dunia di RS Pondok Indah hari ini,” ujar Rico saat dikonfirmasi dari Jakarta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Guru Besar Ilmu Hubungan Internasional Universitas Indonesia ini rencananya akan dimakamkan pada Minggu (29/3/2026) di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan.

Juwono Sudarsono dikenal sebagai teknokrat ulung yang dipercaya menjabat kursi menteri di berbagai era kepemimpinan nasional. Jejak kariernya mencakup:

  • Era Soeharto: Menjabat sebagai Menteri Negara Lingkungan Hidup.

  • Era BJ Habibie: Menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud).

  • Era Gus Dur: Menjabat sebagai Menteri Pertahanan sipil pertama di masa reformasi.

  • Era Megawati Soekarnoputri: Menjabat sebagai Duta Besar RI untuk Inggris.

  • Era SBY: Kembali dipercaya mengemban amanah sebagai Menteri Pertahanan.

Kepergian Prof. Juwono meninggalkan kesan mendalam bagi para koleganya, termasuk mantan Menko Polhukam Mahfud MD yang pernah menggantikan posisi Juwono sebagai Menhan di awal pemerintahan Gus Dur.

Mahfud mengenang almarhum sebagai ilmuwan besar yang mampu membedah masalah pertahanan dari sudut pandang geopolitik global.

“Sejujurnya beliau seorang ilmuwan besar yang menguasai masalah pertahanan dari optik geopolitik global. Beliau orang yang sangat tepat menjadi Menhan pada masanya,” kenang Mahfud.

Mahfud juga menambahkan bahwa almarhum adalah sosok yang sangat santun dan berwibawa. “Orangnya santun, bicaranya tidak meledak-ledak, tetapi daya tariknya luar biasa kuatnya,” tambah Mahfud sembari mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya.

Analisis Redaksi Parle.co.id: Politik Sipil  dan Strategis Militer

Wafatnya Prof. Juwono Sudarsono merupakan kehilangan besar bagi arsitektur pertahanan nasional. Beliau adalah simbol keberhasilan supremasi sipil dalam kementerian yang identik dengan militer. Analisis kami melihat bahwa Juwono berhasil menjembatani komunikasi antara kebijakan politik sipil dan kebutuhan strategis militer tanpa menimbulkan gesekan.

Kedekatannya dengan figur-figur strategis membuktikan bahwa kompetensi intelektual beliau diakui secara lintas sektoral. Warisan pemikirannya mengenai “Bela Negara” dan modernisasi alutsista yang transparan akan tetap menjadi rujukan utama bagi Kementerian Pertahanan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo saat ini. Penguasaan geopolitiknya yang dipadukan dengan kesantunan akademik menjadikannya standar ideal bagi kepemimpinan pertahanan Indonesia di masa depan. *****

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

BPI KPNPA RI Apresiasi Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu

Jakarta, Parle – Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran...

BPI KPNPA RI Soroti Dugaan HP Ilegal di Lapas Perempuan Pekanbaru

Pekanbaru, Riau, Parle — Dugaan masih beredarnya telepon genggam (HP) ilegal di Lembaga Pemasyarakatan...

BPI KPNPA RI Desak Kapolri Beri Perhatian Kasus Irjen Sofyan Nugroho: Pejabat Polri Saja Menunggu Kepastian Hukum, Bagaimana Rakyat Biasa?

Jakarta, Parle – Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik...

FWK MENILAI KPK PENAKUT, PEMERINTAH TIDAK BOLEH ANTIKRITIK

Jakarta, Parle--Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) mengingatkan KPK harus memiliki keberanian dan konsistensi dalam penegakan...

More like this

BPI KPNPA RI Apresiasi Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu

Jakarta, Parle – Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran...

BPI KPNPA RI Soroti Dugaan HP Ilegal di Lapas Perempuan Pekanbaru

Pekanbaru, Riau, Parle — Dugaan masih beredarnya telepon genggam (HP) ilegal di Lembaga Pemasyarakatan...

BPI KPNPA RI Desak Kapolri Beri Perhatian Kasus Irjen Sofyan Nugroho: Pejabat Polri Saja Menunggu Kepastian Hukum, Bagaimana Rakyat Biasa?

Jakarta, Parle – Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik...