RUPST PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) resmi mengangkat Bambang Soesatyo sebagai Komisaris Independen dan Indra Yuwana sebagai Presiden Direktur baru.
JAKARTA, PARLE.CO.ID – PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) resmi merombak jajaran pimpinan tertingginya melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta, Jumat (8/5/2026). Dalam pertemuan tersebut, tokoh politik nasional Bambang Soesatyo (Bamsoet) resmi diangkat sebagai Komisaris Independen perseroan.
Dikutip dari pers rilis resmi perusahaan, selain mengangkat Bamsoet, pemegang saham juga menyetujui pengunduran diri Marlo Budiman dari jabatan Presiden Direktur. Sebagai penggantinya, LPKR menunjuk Indra Yuwana untuk menahkodai perusahaan real estate terbesar di Indonesia tersebut.
Perubahan ini membawa sejumlah nama profesional senior ke dalam jajaran dewan komisaris dan direksi. Selain Bambang Soesatyo, Theo L. Sambuaga juga dipercaya menjabat sebagai Komisaris Independen. Di lini direksi, Agus Arismunandar turut diangkat sebagai Wakil Presiden Direktur untuk mendampingi Indra Yuwana.
Manajemen LPKR menyatakan optimisme tinggi terhadap jajaran baru ini. Kehadiran para profesional tersebut diharapkan mampu membawa nilai tambah signifikan bagi pengembangan bisnis ke depan, terutama di sektor properti dan gaya hidup yang menjadi fokus utama perseroan.
Di tengah dinamika makroekonomi yang menantang, LPKR melaporkan performa keuangan yang positif untuk tahun buku 2025. Perusahaan berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp9,03 triliun dengan EBITDA mencapai Rp1,37 triliun.
Pencapaian laba bersih (NPAT) tercatat sebesar Rp470 miliar, sementara underlying NPAT melonjak 57 persen menjadi Rp630 miliar. Hal ini mencerminkan peningkatan efisiensi dan pengelolaan keuangan yang disiplin. LPKR menutup tahun 2025 dengan posisi kas yang kuat sebesar Rp1,96 triliun.
Berikut adalah susunan terbaru Dewan Komisaris dan Direksi LPKR hasil RUPST 2026:
Dewan Komisaris:
-
Presiden Komisaris/Komisaris Independen: Prof. DR. IR. Ginandjar Kartasasmita
-
Komisaris Independen: DR. Bambang Soesatyo SE, SH, MH, MBA
-
Komisaris Independen: Theo L. Sambuaga
-
Komisaris: Anand Kumar, Kin Chan, George Raymond Zage, Ketut Budi Wijaya
Dewan Direksi:
-
Presiden Direktur: Indra Yuwana
-
Wakil Presiden Direktur: Agus Arismunandar
-
Direktur: Marshal Martinus Tissadharma, Surya Tatang, Dominique Dion Leswara, David Iman Santosa, Fendi Santoso.
Analisis: Sinergi Politik-Bisnis dan Strategi Ekspansi LPKR
Keputusan LPKR menarik figur publik seperti Bambang Soesatyo ke dalam jajaran Komisaris Independen bukan sekadar formalitas korporasi. Terdapat beberapa aspek strategis yang dapat dianalisis:
Penguatan Tata Kelola & Jaringan: Kehadiran Bamsoet dan Theo L. Sambuaga yang memiliki rekam jejak panjang di pemerintahan dan organisasi memberikan keunggulan strategis bagi LPKR dalam menavigasi kebijakan regulasi properti dan investasi di tingkat nasional.
Optimisme Sektor Properti: Pengangkatan Indra Yuwana sebagai Presiden Direktur menunjukkan komitmen LPKR untuk memperkuat eksekusi operasional di bisnis inti real estate. Dengan landbank seluas 1.300 hektare, LPKR berupaya mempertahankan dominasi pasarnya di Pulau Jawa dan Sulawesi.
Resiliensi Finansial: Pertumbuhan underlying NPAT sebesar 57% di tengah daya beli konsumen yang melemah membuktikan bahwa strategi pengurangan utang (deleveraging) dan efisiensi biaya yang dilakukan manajemen sebelumnya berhasil. Struktur pengurus baru kini memiliki landasan finansial yang sehat untuk melakukan ekspansi agresif di tahun 2026. ****

