JAKARTA, PARLE.CO.ID — Ketidakpastian keamanan di Jakarta pada Jumat (29/8/2025) memaksa sejumlah bank besar dan perusahaan swasta mengubah pola kerja mereka. PT Bank BTPN Syariah Tbk, misalnya, menerbitkan imbauan internal agar penempatan dan pencairan dana diselesaikan lebih cepat, maksimal pukul 11.30 WIB.
Instruksi itu beredar melalui surat elektronik yang diterima karyawan dan mitra. Manajemen bank menegaskan langkah ini diambil untuk menjaga kelancaran transaksi sekaligus mengantisipasi potensi gangguan akibat aksi unjuk rasa yang kembali memanas di beberapa titik ibu kota.
“Sehubungan dengan antisipasi aksi unjuk rasa hari ini, demi kelancaran transaksi, mohon agar penempatan dan pencairan untuk tujuan BTPN Syariah dapat dikirim maksimal jam 11.30 WIB,” demikian isi pesan internal tersebut.
Tidak hanya sektor perbankan, sejumlah perusahaan swasta juga menempuh langkah serupa. Saff & Co, sebuah merek parfum lokal, memutuskan memberlakukan kebijakan bekerja dari rumah (WFH) bagi seluruh karyawannya. Kebijakan itu diumumkan lewat WhatsApp Channel resmi perusahaan.
“Sehubungan dengan informasi mengenai aksi demonstrasi lanjutan yang akan berlangsung pada Jumat, 29 Agustus 2025, manajemen memutuskan untuk memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) bagi seluruh karyawan,” tulis pengumuman tersebut.
Gelombang demonstrasi di Jakarta terus berlanjut sejak awal pekan, dan memanas setelah insiden meninggalnya seorang driver ojek online yang terlindas kendaraan taktis Brimob pada Kamis malam (28/8). Peristiwa itu memicu gelombang solidaritas baru di jalanan, meningkatkan risiko kerusuhan di ibu kota. ***

