BerandaLegislatifUsulan Hari NKRI: Mosi Integral Natsir Diusulkan Jadi Peringatan Nasional

Usulan Hari NKRI: Mosi Integral Natsir Diusulkan Jadi Peringatan Nasional

Published on

spot_img

Ketua MPR Ahmad Muzani Dukung Gagasan Dewan Dakwah untuk Peringati Mosi Natsir

Mosi Integral Natsir: Langkah Penting Kembali ke NKRI

JAKARTA, PARLE.CO.ID — Ketua MPR  Ahmad Muzani menyambut positif usulan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia agar Mosi Integral Natsir diperingati sebagai Hari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal ini disampaikan saat menghadiri acara halal bihalal bersama keluarga besar Dewan Dakwah di Jakarta.

Apa Itu Mosi Integral Natsir?

Mosi Integral Natsir adalah gagasan yang diajukan oleh Mohammad Natsir, tokoh Partai Masyumi, pada 3 April 1950 di parlemen Republik Indonesia Serikat (RIS). Mosi ini mengusulkan penyatuan kembali negara-negara bagian RIS menjadi NKRI, yang akhirnya terwujud pada 17 Agustus 1950.

“Sejarah penting ini sering terlupakan. Padahal, Mosi Natsir adalah penyempurna perjalanan bangsa setelah Sumpah Pemuda (1928) dan penetapan Pancasila (1945),” jelas Muzani.

Mengapa RIS Dibubarkan?

Muzani menjelaskan, setelah kemerdekaan 1945, Indonesia sempat mengalami perubahan bentuk negara, termasuk menjadi RIS (1949-1950). Namun, sistem federal dinilai berpotensi memecah belah persatuan.

“Natsir melihat bahaya jika federalisme terus berlanjut. RIS bisa memperkuat sentimen kedaerahan dan mengancam keutuhan bangsa,” ujar Sekjen Gerindra tersebut.

Dukungan untuk Hari Peringatan NKRI

Muzani menegaskan bahwa Mosi Natsir patut diapresiasi sebagai tonggak sejarah karena berhasil menyatukan kembali Indonesia. Ia membandingkannya dengan Hari Pancasila dan Hari Sumpah Pemuda yang sudah diperingati secara nasional.

“Jika dulu para pemimpin berbeda ideologi bisa sepakat kembali ke NKRI, kita sekarang harus terus menjaga persatuan itu,” tegasnya. (P-01)

 

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

Mensesneg Prasetyo Minta Polemik Kasus Febrie Adriansyah Tak Seret Nama Prabowo

Pemerintah menegaskan bahwa penanganan perkara hukum yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana...

Program MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, Cellica Tekankan Pentingnya Literasi Gizi

Upaya pemerintah menekan angka stunting melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai tidak akan...

Pemprov DKI Diminta Perluas Waste Station, DPRD Tekankan Pentingnya Keteladanan

Sebuah waste station yang mulai beroperasi di Balai Kota Jakarta, dipandang sebagai langkah awal...

Hotman Paris Minta Maaf kepada Insan Pers, Jelaskan Kronologi Ucapan “Punya Otak Gak Sih?”

Pengacara Hotman Paris Hutapea akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada insan pers, seperti...

More like this

Mensesneg Prasetyo Minta Polemik Kasus Febrie Adriansyah Tak Seret Nama Prabowo

Pemerintah menegaskan bahwa penanganan perkara hukum yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana...

Program MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, Cellica Tekankan Pentingnya Literasi Gizi

Upaya pemerintah menekan angka stunting melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai tidak akan...

Pemprov DKI Diminta Perluas Waste Station, DPRD Tekankan Pentingnya Keteladanan

Sebuah waste station yang mulai beroperasi di Balai Kota Jakarta, dipandang sebagai langkah awal...