BerandaUncategorizedHadapi Bea Masuk AS 32%, Kadin dan Bamsoet Dorong Diversifikasi Pasar Ekspor...

Hadapi Bea Masuk AS 32%, Kadin dan Bamsoet Dorong Diversifikasi Pasar Ekspor Indonesia

Published on

spot_img

Ekspor ke AS Hanya 9% dari Total, Indonesia Fokuskan Pasar Baru untuk Antisipasi Dampak Proteksionisme

Kebijakan Bea Masuk AS Tidak Signifikan Bagi Ekspor Indonesia

JAKARTA, PARLE.CO.ID — Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia sekaligus anggota DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet), menyerukan agar semua pihak menyikapi secara proporsional dampak kebijakan bea masuk 32% yang diberlakukan Amerika Serikat terhadap produk ekspor Indonesia. Menurutnya, langkah ini telah diantisipasi dengan mencari alternatif pasar ekspor baru.

“Dampaknya tidak signifikan. Bahkan, kita bisa minimalisir dengan ekspansi ke pasar baru, sekaligus merespons proteksionisme AS dengan strategi elegan,” tegas Bamsoet di Jakarta, Rabu (8/4/2025).

Data BPS: Ekspor ke AS Hanya 9% dari Total

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun 2023, total nilai ekspor Indonesia mencapai US$258,82 miliar. Dari jumlah itu, nilai ekspor Indonesia ke pasar Amerika Serikat tercatat US$23,3 miliar. Artinya, nilai ekspor ke pasar Amerika Serikat tidak mencapai 10 persen dari total nilai ekpor Indonesia per tahunnya. Komoditas utama meliputi mesin, peralatan listrik, garmen, minyak nabati, dan alas kaki.

“Artinya, ketergantungan pada pasar AS tidak besar. Diversifikasi pasar bisa jadi solusi jangka panjang,” jelas mantan Ketua MPR dan DPR ini.

Kadin Perkuat Kerja Sama Eksportir untuk Ekspansi Pasar

Bamsoet mengungkapkan, KADIN Indonesia akan berkolaborasi dengan pelaku usaha untuk membuka jalur ekspor baru. Langkah ini sejalan dengan saran Presiden Prabowo Subianto untuk mengurangi ketergantungan pada AS.

“Kami akan petakan peluang di negara lain, sekaligus lindungi industri dalam negeri seperti kebijakan TKDN untuk iPhone 16,” tambahnya. (P-01)

 

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

AI dalam Dunia Hukum Semakin Tak Terhindarkan

Oleh: Habib Aboe Bakar Alhabsyi (Anggota Panja Artificial Intelligence (AI) BKSAP DPR RI dari...

566 Penerima MBG Diduga Keracunan di Sidoarjo, Abidin Fikri Desak BGN Evaluasi Total

Insiden dugaan keracunan yang menimpa ratusan penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok...

Restorasi Desa Adat Sade Dimulai, Fahri Hamzah: Bentuk Asli Rumah Adat Jadi Prioritas Pemerintah

Pemerintah memastikan rencana restorasi Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), tidak...

Fahri Hamzah Desak BPS Benahi Data Backlog Rumah, Soroti Lesunya Daya Serap Pasar

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah mendesak Badan Pusat Statistik (BPS)...

More like this

AI dalam Dunia Hukum Semakin Tak Terhindarkan

Oleh: Habib Aboe Bakar Alhabsyi (Anggota Panja Artificial Intelligence (AI) BKSAP DPR RI dari...

566 Penerima MBG Diduga Keracunan di Sidoarjo, Abidin Fikri Desak BGN Evaluasi Total

Insiden dugaan keracunan yang menimpa ratusan penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok...

Restorasi Desa Adat Sade Dimulai, Fahri Hamzah: Bentuk Asli Rumah Adat Jadi Prioritas Pemerintah

Pemerintah memastikan rencana restorasi Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), tidak...