Ketua MPR Ajak Santri Terus Belajar dan Siap Jadi Pemimpin Bangsa di Masa Depan
JAKARTA, PARLE.CO.ID — Ketua MPR Ahmad Muzani melakukan kunjungan silaturahmi ke sejumlah pondok pesantren (ponpes) di Jawa Tengah, termasuk Pondok Pesantren Modern Tazakka di Batang, Ponpes Darussalam Timur Watucongol, dan Ponpes Al Iman Muntilan di Magelang. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka silaturahmi kebangsaan di bulan suci Ramadan. Turut hadir dalam acara ini Wakil Menteri Pertanian sekaligus Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah, Sudaryono.
Ajakan untuk Santri Terus Belajar dan Jadi Pemimpin
Di hadapan ribuan santri Ponpes Tazakka, Muzani menyampaikan pesan agar para santri tidak pernah berhenti belajar. “Adik-adik sekalian, teruslah belajar. Jangan pernah berhenti belajar mendalami ilmu dari apa yang diajarkan para guru, para ustaz. Ilmu yang didapat menjadi bekal penting bagi kalian untuk bisa menjadi pemimpin tangguh di masa depan,” ujar Muzani dalam keterangannya, Senin (10/3/2025).
Muzani juga menekankan pentingnya peran pondok pesantren dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Ia menjelaskan bahwa mewujudkan Indonesia Emas bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kontribusi dari seluruh komponen masyarakat, termasuk para santri dan pimpinan ponpes.
Pesan untuk Indonesia Emas 2045
“Hari ini semua orang bicara Indonesia Emas 2045. Presiden Prabowo sedang mempersiapkan Indonesia Emas 2045 dengan keadilan, kesejahteraan, dan kemakmuran seluruh rakyat Indonesia. Tapi Indonesia Emas bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi semua komponen masyarakat harus terlibat, termasuk para pimpinan pondok pesantren di pelosok Tanah Air,” jelas Muzani.
Silaturahmi kemudian dilanjutkan ke Ponpes Darussalam Timur Watucongol di Kabupaten Magelang. Di sana, Muzani menyampaikan salam hormat dari Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh santri dan pimpinan ponpes. “Kami menyampaikan salam hormat dari Presiden Prabowo yang juga Ketua Umum/Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra kepada seluruh santri serta pengurus dan pimpinan Ponpes Darussalam Timur Watucongol,” ujar Muzani.
Sosialisasi Kebangsaan di Ponpes Al Iman Muntilan
Kunjungan terakhir dilakukan ke Ponpes Al Iman Muntilan di Magelang. Di sana, Muzani menyampaikan sosialisasi kebangsaan terkait tugas-tugas MPR. Ia menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa sebagai syarat utama kemajuan Indonesia.
“Syarat Indonesia bisa maju itu kita harus bisa bersatu. Syarat negeri kita bisa maju kita harus rukun. Indonesia bisa bangkit kalau pemimpinnya bersatu. Itulah yang dilakukan Presiden Prabowo yang hari ini dalam kabinetnya terdapat semua kekuatan politik agar bersama-sama membawa Indonesia maju,” jelas Muzani.
Muzani menambahkan, segala kekayaan alam Indonesia tidak akan bermanfaat bagi rakyat jika tidak ada persatuan. “Segala kekayaan yang kita miliki tidak akan berguna dan bermanfaat untuk rakyat kalau kita tidak bersatu. Beliau berpikir bahwa dengan bersatu, bergotong royong bersama membangun Indonesia, akan mudah tercapai keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia,” tutup Muzani. (P-01)

