BerandaPeristiwaKrisis Politik Korea Selatan Memanas, Partai Oposisi Ajukan Pemakzulan Presiden Sementara

Krisis Politik Korea Selatan Memanas, Partai Oposisi Ajukan Pemakzulan Presiden Sementara

Published on

spot_img

SEOUL, PARLE.CO.ID – Partai oposisi utama Korea Selatan (Korsel), Partai Demokrat mengumumkan rencana untuk mengajukan Rancangan Undang-Undang atau RUU tentang Pemakzulan Presiden Sementara Han Duck-soo pada Kamis (26/12/2024), dan akan mengadakan pemungutan suara pada Jumat (27/12/2024) besok.

Langkah ini dinilai dapat memperdalam krisis konstitusional yang telah dipicu oleh pemberlakuan darurat militer sebelumnya, sebagaimana dilaporkan oleh reuters.com (26/12/2024).

Han Duck-soo, yang awalnya menjabat sebagai Perdana Menteri, menjadi Presiden Sementara setelah Presiden Yoon Suk-yeol dimakzulkan. Namun, Partai Demokrat menekan Han untuk segera menunjuk tiga hakim guna mengisi kekosongan di Mahkamah Konstitusi. Meskipun parlemen telah menyetujui tiga calon hakim pada Kamis, Han belum secara resmi mengangkat mereka.

“Sudah jelas bahwa Perdana Menteri dan Presiden Sementara Han Duck-soo tidak memiliki kualifikasi atau kemauan untuk menjaga Konstitusi,” ujar pemimpin Fraksi Demokrat, Park Chan-dae.

Mosi pemakzulan yang diajukan memuat berbagai alasan, termasuk veto Han terhadap undang-undang yang memungkinkan jaksa menyelidiki dugaan kesalahan oleh Ibu Negara. Jika pemakzulan berhasil, Menteri Keuangan akan menggantikan posisi presiden sementara.

Namun, terdapat perdebatan mengenai aturan pemungutan suara, apakah memerlukan suara mayoritas sederhana atau dua pertiga dari anggota parlemen. Han sendiri menyatakan bahwa penunjukan hakim sebaiknya dilakukan setelah tercapai konsensus politik, untuk menjaga tatanan konstitusional.

Sementara itu, dua dari tiga calon hakim yang disetujui parlemen berasal dari nominasi Partai Demokrat, sedangkan satu dari Partai Kekuatan Rakyat yang berkuasa, yang menolak komposisi tersebut. Ketegangan antara kedua partai semakin memperumit penyelesaian krisis politik ini. ***

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

TPS Ilegal Marak, Legislator PKS Desak Pemprov DKI Perketat Pengawasan Sampah

Persoalan sampah di Ibu Kota kembali menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta didesak...

14 Calon Hakim MA Diuji Komisi III DPR, Taruhan Integritas Peradilan Dimulai di Senayan

Proses mencari hakim yang akan ikut menentukan arah penegakan hukum Indonesia memasuki salah satu...

Prasetyo Hadi: Prabowo Belum Berencana Lakukan Reshuffle

Presiden Prabowo Subianto belum berencana melakukan perombakan Kabinet Merah Putih meski terdapat sejumlah posisi...

Ahmad Muzani Ungkap Tren Opini WTP Pemerintah Makin Baik Jelang Sidang Tahunan MPR 2026

Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyebut pengelolaan keuangan negara menunjukkan tren yang semakin baik....

More like this

TPS Ilegal Marak, Legislator PKS Desak Pemprov DKI Perketat Pengawasan Sampah

Persoalan sampah di Ibu Kota kembali menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta didesak...

14 Calon Hakim MA Diuji Komisi III DPR, Taruhan Integritas Peradilan Dimulai di Senayan

Proses mencari hakim yang akan ikut menentukan arah penegakan hukum Indonesia memasuki salah satu...

Prasetyo Hadi: Prabowo Belum Berencana Lakukan Reshuffle

Presiden Prabowo Subianto belum berencana melakukan perombakan Kabinet Merah Putih meski terdapat sejumlah posisi...