JAKARTA, PARLE.CO.ID — Ketua Fraksi PKB MPR Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz mengungkapkan keprihatinannya terhadap semakin pudarnya wawasan kebangsaan di kalangan generasi muda, khususnya milenial. Menurutnya, banyak yang telah melupakan sejarah terbentuknya bangsa dan negara Indonesia.
“Generasi milenial sangat mudah terpengaruh arus globalisasi dan paham-paham yang bertentangan dengan ideologi Pancasila,” ujar Neng Eem dalam keterangannya di Jakarta, Senin (13/1/2025).
Pancasila: Ideologi yang Mengakomodir Nilai Kehidupan
Neng Eem menegaskan bahwa Pancasila merupakan ideologi yang mengakomodasi nilai-nilai kehidupan dari berbagai agama dan budaya. “Lahirnya Pancasila mengakomodir penuh nilai-nilai kehidupan, termasuk dalam semua agama,” tambahnya.
Pernyataan ini disampaikan saat ia menerima audiensi Pengurus Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Cianjur di Gedung Nusantara 5.
Peran Strategis ISNU dalam Meningkatkan Wawasan Kebangsaan
Neng Eem berharap ISNU dapat memainkan peran strategis dalam meningkatkan wawasan kebangsaan di kalangan masyarakat, terutama generasi muda. Sebagai organisasi otonom Nahdlatul Ulama yang bergerak di bidang intelektual, ISNU memiliki tanggung jawab untuk memperkuat pemahaman kebangsaan.
“ISNU sangat berperan dalam meningkatkan wawasan kebangsaan, utamanya di kalangan milenial,” paparnya.
Ketua PC ISNU Cianjur, Deni Abdul Kholik, juga menyatakan komitmennya terhadap upaya ini. “Kami melihat generasi muda saat ini perlu meningkatkan wawasan kebangsaan untuk lebih mencintai NKRI,” kata Deni.
Rencana Penguatan di Tingkat Kecamatan dan Desa
Deni mengungkapkan bahwa ISNU Kabupaten Cianjur tengah mempersiapkan pelantikan pengurus di tingkat kecamatan dan desa sebagai bagian dari penguatan organisasi. Kegiatan ini tidak hanya merupakan amanat organisasi, tetapi juga upaya untuk memperkuat pemahaman tentang ke-NU-an dan ideologi Pancasila.
“Semoga rencana ini dapat terlaksana dengan lancar,” pungkas Deni. (P-01)

