IN MEMORIAM: Selamat Jalan Prof. Juwono Sudarsono (1942 - 2026). Bangsa Indonesia kehilangan putra terbaik arsitek pertahanan sipil. UPDATE: Pemakaman dijadwalkan Minggu (29/3) pukul 10.00 WIB di TMP Kalibata, Jakarta Selatan. QUOTES: "Pertahanan bukan hanya soal senjata, tapi soal kedaulatan martabat bangsa." - Prof. Juwono Sudarsono. TESTIMONI: Mahfud MD: "Beliau ilmuwan besar geopolitik global yang santun dan berwibawa." IN MEMORIAM: Selamat Jalan Prof. Juwono Sudarsono (1942 - 2026). Bangsa Indonesia kehilangan putra terbaik arsitek pertahanan sipil. UPDATE: Pemakaman dijadwalkan Minggu (29/3) pukul 10.00 WIB di TMP Kalibata, Jakarta Selatan.
MARKET WATCH
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
PARLE INTEL: CORRUPTION WATCH

Yurisprudensi Penahanan: Mengapa Strategi KPK Menjadi Kunci dalam Kasus Kerugian Rp622 Miliar?

Analisis hukum menunjukkan bahwa pengalihan status tahanan dari rutan ke rumah sering kali digunakan sebagai instrumen kooperatif dalam pemeriksaan. Namun, pengembalian Yaqut ke rutan dalam waktu singkat mengindikasikan adanya kebutuhan isolasi informasi guna mencegah intervensi saksi dalam skandal kuota haji ini.

BUKA DATA ANALISIS CLEARANCE LEVEL: PUBLIC / ANTI-CORRUPTION DIVISION
Kamis, 2 April 2026
More
    IN MEMORIAM: Selamat Jalan Prof. Juwono Sudarsono (1942 - 2026). Bangsa Indonesia kehilangan putra terbaik arsitek pertahanan sipil. UPDATE: Pemakaman dijadwalkan Minggu (29/3) pukul 10.00 WIB di TMP Kalibata, Jakarta Selatan. QUOTES: "Pertahanan bukan hanya soal senjata, tapi soal kedaulatan martabat bangsa." - Prof. Juwono Sudarsono. TESTIMONI: Mahfud MD: "Beliau ilmuwan besar geopolitik global yang santun dan berwibawa." IN MEMORIAM: Selamat Jalan Prof. Juwono Sudarsono (1942 - 2026). Bangsa Indonesia kehilangan putra terbaik arsitek pertahanan sipil. UPDATE: Pemakaman dijadwalkan Minggu (29/3) pukul 10.00 WIB di TMP Kalibata, Jakarta Selatan.
    MARKET WATCH
    USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
    USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
    PARLE INTEL: GEOPOLITICAL ANALYSIS

    Poros Jakarta-Seoul: Re-balancing Kekuatan di Indo-Pasifik Melalui AI dan Manufaktur Militer

    Peningkatan status hubungan menjadi 'Kemitraan Strategis Komprehensif Khusus' menunjukkan posisi tawar Indonesia yang meningkat sebagai mitra kunci Korea Selatan di Asia Tenggara. Fokus pada integrasi AI dan galangan kapal mengindikasikan strategi jangka panjang RI untuk membangun kemandirian industri strategis. Analisis intelijen pasar memprediksi arus investasi teknologi tinggi dari Seoul akan meningkat pesat dalam 24 bulan ke depan, khususnya pada sektor ekonomi digital dan infrastruktur pertahanan maritim.

    LIHAT STRUKTUR KERJA SAMA CLEARANCE LEVEL: PUBLIC / DIPLOMATIC AFFAIRS
    BerandaUncategorizedAnggota Komisi III DPR RI Habib Aboe: Harus Ada Atensi Khusus Terkait...

    Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe: Harus Ada Atensi Khusus Terkait Penemuan 7 Mayat di Kali Bekasi

    -

    BEKASI, PARLE.CO.ID – Komisi III DPR RI hari ini melakukan kunjungan kerja spesifik (Kunspek) ke Bekasi, untuk menyelidiki lebih dalam kasus penemuan tujuh mayat di Kali Bekasi, yang ditemukan mengambang di dekat Masjid Al Ikhlas, Perumahan Pondok Gede Permai, Jatiasih. Insiden yang terjadi pada Minggu kemarin (22/9/2024). Peristiwa ini, sontak menimbulkan keprihatinan besar di kalangan masyarakat.

    Terkait tersebut, Aboe Bakar Al Habsyi, Aggota Komisi III DPR RI yang membawahi bidang hukum, HAM dan kemanan, meminta agar penegak hukum memberikan perhatian penuh terhadap kasus ini.

    “Kematian tujuh orang bukan masalah sepele. Ini adalah persoalan yang serius dan kami berharap penyelidikan dilakukan secara transparan dan menyeluruh,” ujar pria yang akrab disapa Habib Aboe itu.

    Komisi III DPR RI, lanjut Habib Aboe, telah memantau langsung kondisi di lokasi, dan juga mendapatkan penjelasan dari Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Polisi Dani Hamdani, yang menyebutkan bahwa penyebab utama insiden ini kemungkinan terkait tawuran antar kelompok.

    “Penegak hukum telah menetapkan sejumlah tersangka terkait peristiwa ini, termasuk beberapa yang kedapatan membawa senjata tajam. Dan kita berharap agar seluruh proses hukum dilakukan secara adil dan menyampaikan pesan kuat untuk mencegah kekerasan serupa di masa depan,” tegas politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.

    Sebelumnya, Kepala Seksi Operasional Tim SAR Jakarta Agung Priambodo membenarkan kabar penemuan tujuh mayat di Kali Bekasi.

    “Info Penemuan 7 mayat di Kali Bekasi pukul 09.00 WIB, sudah dievakuasi semuanya dan dibawa ke RS Polri Kramat Jati. Saat ini masih proses identifikasi,” demikian keterangan dari Priambodo.

    Penemuan tujuh mayat remaja laki-laki ini bermula ketika seorang warga tengah mencari kucing miliknya di sekitaran kali. Saat tengah mencari kucingnya, warga tersebut justru melihat beberapa mayat yang mengambang di kali.

    “Informasi awal dari warga, ada warga (hendak) memberi makan kucing peliharaannya. Setelah tidak ditemukan, dia mencari di sekitar sungai. Pada saat itu, saksi melihat ada jenazah mengambang di sungai,” ujar Audy.

    Audy menyampaikan, warga tersebut awalnya hanya menemukan lima mayat yang berada di sisi kiri dan kanan kali. Kemudian, warga itu langsung mengabarkan kepada warga yang lain dan meminta bantuan evakuasi. Polisi, Badan SAR Nasional (Basarnas), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pun bersama-sama mengevakuasi lima mayat yang ditemukan.

    Beberapa jam kemudian, seluruh pihak yang melakukan evakuasi kembali menemukan satu mayat yang hanyut di kali.

    Kemudian, sekitar 20 meter dari lokasi mayat yang baru ditemukan, ada satu mayat lagi yang terdampar di tepi kali sehingga total ada tujuh mayat yang ditemukan di Kali Bekasi. ***

    Endang Suherman
    Endang Suhermanhttps://parle.co.id
    Pengamat isu terkini dan kurator berita digital. Fokus pada akurasi data dan kecepatan informasi demi menjaga kualitas literasi pembaca Parle.co.id.

    TERKAIT

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    spot_img

    TERKINI