JAKARTA, PARLE.CO.ID — Di tengah tantangan sosial, ekonomi, dan perubahan global yang terus bergerak cepat, organisasi keagamaan dinilai tetap memegang peran penting dalam menjaga arah moral bangsa. Momentum Milad ke-117 Muhammadiyah menjadi pengingat atas panjangnya kontribusi organisasi Islam tersebut dalam membangun pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan sosial di Indonesia.
Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Aboe Bakar Alhabsyi, menyampaikan ucapan selamat atas Milad ke-117 Muhammadiyah yang diperingati pada 8 Dzulhijjah 1447 Hijriah. Ucapan itu disampaikan melalui poster resmi Fraksi PKS DPR RI yang mengusung tema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa, Mencerahkan Semesta.”
Dalam keterangan tertulis yang diterima Senin (25/5/2026), Habib Aboe menyebut Muhammadiyah sebagai salah satu pilar penting perjalanan bangsa, terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan, dakwah, dan pelayanan sosial yang berorientasi pada nilai Islam moderat dan berkemajuan.
“Selama lebih dari satu abad, Muhammadiyah telah memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara. Tidak hanya membangun lembaga pendidikan dan rumah sakit, tetapi juga mencetak generasi bangsa yang berintegritas, cerdas, dan berakhlak,” kata Habib Aboe.
Menurut dia, semangat tajdid atau pembaruan yang selama ini menjadi karakter Muhammadiyah tetap relevan menghadapi perubahan zaman, mulai dari perkembangan teknologi, dinamika sosial, hingga tantangan kehidupan kebangsaan yang semakin kompleks.
Habib Aboe juga menilai Muhammadiyah konsisten menjaga persatuan nasional melalui pendekatan dakwah yang inklusif dan menyejukkan. Di tengah keberagaman masyarakat Indonesia, organisasi tersebut dinilai mampu menghadirkan solusi sosial sekaligus memperkuat nilai toleransi.
“Bangsa ini membutuhkan kekuatan moral dan intelektual seperti yang terus dibangun Muhammadiyah. Kiprahnya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan melayani masyarakat merupakan teladan yang sangat penting,” ujarnya.
Didirikan pada 1912, Muhammadiyah berkembang menjadi salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia dengan jaringan amal usaha yang mencakup sekolah, universitas, rumah sakit, layanan ekonomi umat, hingga kegiatan kemanusiaan di berbagai daerah dan luar negeri.
Habib Aboe berharap Muhammadiyah di usia ke-117 tahun dapat terus memperkuat kontribusinya bagi umat dan negara, sekaligus menjadi kekuatan sosial yang mendorong terciptanya masyarakat yang maju, adil, dan sejahtera.
“Semoga Muhammadiyah terus menjadi cahaya pencerahan bagi umat, bangsa, dan dunia. Selamat Milad ke-117 Muhammadiyah,” tuturnya. ***

