BerandaAutomotive & TechTantang Garmin, Huawei Resmi Luncurkan Watch GT Runner 2 dengan Fitur Marathon...

Tantang Garmin, Huawei Resmi Luncurkan Watch GT Runner 2 dengan Fitur Marathon Cerdas

Published on

spot_img

Huawei resmi meluncurkan Huawei Watch GT Runner 2 di MWC 2026. Bawa fitur Marathon Mode dan posisi GPS ultra-presisi, siap tantang dominasi Garmin.

BARCELONA, PARLE.CO.ID – Huawei kembali menggebrak pasar wearable profesional dengan memperkenalkan Huawei Watch GT Runner 2 dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2026. Kehadiran generasi kedua dari seri GT Runner ini diprediksi menjadi pesaing kuat bagi dominasi Garmin di segmen jam tangan pintar khusus olahraga lari.

Setelah sukses dengan generasi pertama lima tahun silam, Huawei Watch GT Runner 2 membawa peningkatan signifikan pada akurasi posisi, desain ergonomis, dan ekosistem pelatihan yang lebih cerdas.

Salah satu keunggulan utama yang ditonjolkan adalah sistem pemosisian yang sangat presisi. Jam tangan ini mendukung dual-band all-satellite positioning yang mencakup GPS, GLONASS, Galileo, BeiDou, hingga QZSS.

Huawei menyematkan struktur desain “sandwich” baru, di mana bingkai logam mentransfer energi ke bezel titanium terapung. Inovasi ini memungkinkan jam tangan menangkap sinyal satelit dengan lebih efektif, bahkan saat pengguna berlari di area “urban canyon” yang dikelilingi gedung pencakar langit atau hutan lebat.

Bekerja sama dengan DSM-Firmenich Running Team, Huawei memperkenalkan Intelligent Marathon Mode. Fitur ini memungkinkan pelari untuk memilih rencana pelatihan maraton yang dipersonalisasi berdasarkan kemampuan fisik dan target waktu mereka.

Melalui aplikasi Huawei Health, jam tangan ini tidak hanya mencatat statistik, tetapi juga bertindak sebagai pelatih virtual. Jika sistem mendeteksi metrik tubuh pengguna tidak sesuai dengan intensitas latihan, perangkat akan menyarankan penurunan intensitas untuk mencegah cedera.

Beberapa fitur analisis profesional yang tersedia meliputi:

  • Running Ability Index (RAI) untuk mengukur performa secara real-time.

  • Pelacakan metrik mendalam seperti vertical oscillation, ground contact time, dan cadence.

  • Rekomendasi latihan kekuatan spesifik, seperti Bulgarian split squats, untuk memperbaiki ketidakseimbangan beban kaki.

Ditujukan untuk atlet, Huawei Watch GT Runner 2 hanya memiliki bobot 43 gram. Perangkat ini dilengkapi dengan AirDry Woven Strap yang diklaim sangat ramah di kulit, cepat kering setelah terkena keringat atau air, serta mencegah iritasi.

Untuk urusan daya, Huawei mengklaim jam tangan ini mampu bertahan hingga lebih dari satu minggu dalam penggunaan normal, termasuk pelacakan olahraga harian selama 1,5 jam. Perangkat ini juga kompatibel dengan berbagai sistem operasi, mulai dari HarmonyOS, EMUI, Android, hingga iOS.

Kehadiran Huawei Watch GT Runner 2 di pasar global menjadi sinyal kuat bahwa Huawei semakin serius menggarap pasar high-end sports tracking yang selama ini dikuasai oleh merek-merek khusus olahraga.

Sumber: Gizmochina

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

Kasus Penyadapan Telepon Presiden Prabowo, Bareskrim Tetapkan LSP, ASN, dan EH sebagai Tersangka

Bareskrim Polri menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap nomor...

BNN Temukan 98 Persen Sampel Liquid Vape Mengandung Narkotika, DPR Desak Jaringan Dibongkar

Peredaran narkotika melalui cairan rokok elektrik atau liquid vape menjadi ancaman baru yang dinilai...

Pinjaman Online Harus Ditutup atau Dibenahi?

Oleh: Asep Dahlan (Konsultan Keuangan sekaligus Pendiri Dahlan Consultants | Ketua Yayasan Hijrah Finansial...

BPI KPNPA RI Apresiasi Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu

Jakarta, Parle – Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran...

More like this

Kasus Penyadapan Telepon Presiden Prabowo, Bareskrim Tetapkan LSP, ASN, dan EH sebagai Tersangka

Bareskrim Polri menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap nomor...

BNN Temukan 98 Persen Sampel Liquid Vape Mengandung Narkotika, DPR Desak Jaringan Dibongkar

Peredaran narkotika melalui cairan rokok elektrik atau liquid vape menjadi ancaman baru yang dinilai...

Pinjaman Online Harus Ditutup atau Dibenahi?

Oleh: Asep Dahlan (Konsultan Keuangan sekaligus Pendiri Dahlan Consultants | Ketua Yayasan Hijrah Finansial...