JAKARTA, PARLE.CO.ID — Ketua Umum Inkowapi sekaligus CEO SAHARA, Ir. Sharmila Yahya M.Si, mendorong para kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) untuk berani terjun menjadi pengusaha sejak usia muda. Pesan itu ia sampaikan dalam Advance Training LK III HMI Badko Jabodetabeka-Banten Periode 2024–2026 yang digelar di Hotel D’Arcici Sunter, Jakarta Utara, Kamis (4/12/2025).
Dalam pelatihan bertema “Titik Temu Peradaban untuk Indonesia Raya” tersebut, Sharmila menekankan pentingnya memahami dinamika peluang usaha yang berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, keberanian memulai dan kemampuan membaca kebutuhan pasar adalah fondasi awal yang harus dimiliki entrepreneur muda.
Sharmila juga memaparkan langkah-langkah konkret untuk memulai bisnis, mulai dari memvalidasi ide melalui uji pasar skala kecil, mengelola arus kas harian, hingga memaksimalkan media digital sebagai alat promosi berbiaya efisien.
“Anak muda punya posisi strategis dalam pembangunan ekonomi. Karakter tangguh, ketekunan, dan integritas menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan usaha,” ujarnya.
Dalam sesi tanya jawab, peserta menyoroti beragam tantangan yang umum dihadapi pemula. Sharmila menjawabnya dengan contoh nyata dari perjalanan SAHARA yang telah bergerak di berbagai sektor, mulai dari pangan hingga layanan digital.
Panitia mencatat bahwa materi yang disampaikan Sharmila memberikan wawasan praktis bagi peserta dan memperkaya proses kaderisasi HMI. Kehadiran sosok pemimpin koperasi nasional sekaligus CEO dinilai memberi perspektif langsung dari pengalaman lapangan.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama. Para peserta menyampaikan apresiasi atas motivasi dan ilmu yang dibagikan, serta berharap dapat menerapkan wawasan tersebut ketika kembali ke cabang masing-masing. ***



