Wuling Motors resmi luncurkan Wuling Eksion di Indonesia. SUV 7-seater ini hadir dengan varian Listrik (EV) dan PHEV. Cek spesifikasi lengkap dan fitur unggulannya.
JAKARTA, PARLE.CO.ID – PT Wuling Motors (Wuling) kembali menggebrak pasar otomotif tanah air dengan meluncurkan lini kendaraan terbaru mereka, Wuling Eksion. Kendaraan ini menjadi sangat istimewa karena hadir sebagai SUV 7-seater pertama di Indonesia yang menawarkan dua opsi teknologi ramah lingkungan sekaligus: listrik murni (EV) dan Plug-In Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Dikutip dari laporan ANTARA, Minggu (19/4/2026), kehadiran Eksion memperkuat dominasi Wuling di segmen kendaraan elektrifikasi, menyusul peluncuran Wuling Darion yang dilakukan pada 5 November 2025 lalu.
“Wuling Eksion hadir sebagai SUV 7-seater pertama di Indonesia yang tersedia dalam pilihan teknologi Electric Vehicle (EV) dan Plug-in Hybrid (PHEV), memberikan fleksibilitas bagi konsumen sesuai kebutuhan mobilitas,” ujar Product Planning Wuling Motors, Aji Ibrahim.
Secara teknis, Wuling Eksion memiliki kedekatan komponen dan fitur dengan model Darion. Dapat dikatakan, Eksion adalah versi SUV dari Darion yang telah disesuaikan untuk kebutuhan medan yang lebih beragam.
Eksion memiliki dimensi panjang 4.745 mm, lebar 1.850 mm, tinggi 1.755 mm, serta jarak sumbu roda 2.810 mm. Untuk memberikan kenyamanan maksimal, Wuling menyematkan suspensi McPherson di bagian depan dan Multi-link Independent di bagian belakang.
Masuk ke bagian interior, kesan premium terpancar dari kombinasi warna walnut brown dan carbon black. Pusat kendali kendaraan didukung oleh layar kontrol utama seluas 12,8 inci serta panel instrumen digital 8,8 inci yang berfungsi mengatur navigasi, AC, hingga fitur kamera 360 derajat.
Wuling menawarkan dua pilihan jantung pacu untuk Eksion:
-
Varian PHEV: Mengusung mesin 1.5 liter yang menghasilkan tenaga 105 hp dan torsi 130 Nm, dipadukan dengan motor listrik bertenaga 195 hp dan torsi 230 Nm.
-
Varian EV (Listrik Murni): Dibekali kapasitas baterai 20,5 kWh.
Dalam kondisi kombinasi, Wuling mengklaim Eksion mampu menempuh jarak total lebih dari 1.000 kilometer berdasarkan pengujian standar CLTC. Performa ini menjadikannya salah satu SUV dengan efisiensi jarak tempuh terbaik di kelasnya, sekaligus menjawab keraguan konsumen akan daya jelajah kendaraan listrik.
Analisis Redaksi Parle.co.id: Gerilya Wuling
Peluncuran Wuling Eksion menunjukkan strategi “gerilya” Wuling untuk menguasai pasar SUV 7-seater melalui diversifikasi mesin. Redaksi mencatat tiga poin penting:
-
Strategi Berbagi Platform (Platform Sharing): Keputusan Wuling menggunakan basis Darion untuk Eksion adalah langkah cerdas untuk efisiensi produksi. Dengan kemiripan fitur namun berbeda segmen (SUV vs MPV/Sedan), Wuling dapat menjangkau konsumen yang lebih luas tanpa harus mengembangkan komponen dari nol.
-
PHEV Sebagai “Jembatan” Transisi: Hadirnya varian PHEV pada SUV 7-seater adalah solusi cerdas bagi pasar Indonesia yang masih memiliki keterbatasan infrastruktur pengisian daya (charging station) di jalur antar kota. Jarak tempuh 1.000 km adalah angka psikologis yang sangat kuat untuk menarik minat konsumen yang sering melakukan perjalanan jauh.
-
Dominasi Fitur Interior: Penggunaan layar 12,8 inci dan sistem kamera 360 derajat menunjukkan bahwa Wuling konsisten menjadikan “teknologi mewah dengan harga kompetitif” sebagai nilai jual utama untuk bersaing dengan merek Jepang yang lebih mapan. *****

