Apresiasi Pidato Presiden di Sidang Tahunan MPR
JAKARTA, PARLE.CO.ID – Anggota DPR sekaligus Ketua MPR ke-15 dan Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Bambang Soesatyo (Bamsoet), memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kebijakan tegas Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR-DPD tahun 2025.
Pidato Presiden Prabowo dinilai sarat capaian konkret selama 299 hari pemerintahan, sekaligus menegaskan arah pembangunan nasional yang berpihak pada rakyat, penegakan hukum yang konsisten, serta pengawalan penuh terhadap amanat konstitusi UUD 1945.
Komitmen Berantas Korupsi dan Selamatkan APBN
Bamsoet menilai tekad Presiden dalam memerangi korupsi patut diapresiasi. Prabowo dengan berani melaporkan kebocoran serta potensi penyelewengan anggaran negara, bahkan berhasil mengamankan Rp 300 triliun APBN yang rawan diselewengkan untuk dialihkan ke sektor produktif.
“Langkah ini adalah bukti nyata integritas dan komitmen Presiden terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih,” ujar Bamsoet usai menghadiri Sidang Tahunan MPR di Gedung Parlemen, Jakarta, Sabtu (16/8/2025).
Hadirnya Para Tokoh Bangsa di Parlemen
Acara kenegaraan tersebut juga dihadiri berbagai tokoh nasional. Selain Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, hadir pula Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-7 Joko Widodo, para mantan wakil presiden, serta pimpinan lembaga tinggi negara, termasuk Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua DPR Puan Maharani, dan Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin.
Kehadiran para pemimpin lintas generasi tersebut menegaskan kebersamaan dan kesinambungan politik dalam mendukung arah pembangunan bangsa.
Penegakan Hukum Tegas dan Penertiban Lahan Ilegal
Ketua DPR ke-20 itu mendukung penuh langkah Presiden menertibkan 3,1 juta hektare lahan sawit ilegal dan rencana penertiban tambang bermasalah. Ia juga menilai ancaman pidana bagi penimbun bahan pokok merupakan sinyal tegas bahwa negara berdiri di pihak rakyat.
“Pesannya jelas, negara tidak boleh kalah oleh kepentingan segelintir orang atau kekuatan modal,” tegas Bamsoet.
Pembangunan Pertahanan dan Modernisasi TNI
Lebih lanjut, Bamsoet mengapresiasi pembangunan 6 komando daerah militer baru, puluhan satuan tambahan di TNI AL dan AU, hingga pembentukan pasukan khusus. Menurutnya, langkah ini visioner di tengah situasi geopolitik global yang tidak menentu.
“Presiden sedang membangun pertahanan rakyat semesta yang modern, merata, dan tangguh untuk melindungi kekayaan bangsa,” ujarnya.
Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Petani
Di bidang pangan, Bamsoet menyoroti capaian surplus beras lebih dari 4 juta ton serta ekspor kembali beras dan jagung setelah puluhan tahun. Kenaikan harga beli gabah menjadi Rp 6.500/kg juga dinilai menguntungkan petani dan menggerakkan ekonomi desa.
“Presiden memahami betul bahwa kedaulatan pangan adalah fondasi kedaulatan negara,” kata Bamsoet.
Program Sosial dan Investasi Generasi Masa Depan
Bamsoet juga menilai program Makan Bergizi Gratis untuk 20 juta penerima sebagai lompatan besar dalam membangun generasi unggul. Program ini menciptakan 290.000 lapangan kerja baru dan melibatkan lebih dari 1 juta petani, nelayan, peternak, serta pelaku UMKM.
“Ini bukan sekadar program bantuan, tetapi investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa,” jelasnya.
Indonesia Incorporated dan Persatuan Nasional
Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia ini menambahkan, kolaborasi erat antara pemerintah, parlemen, dan lembaga yudikatif menjadi kunci percepatan pencapaian target besar, seperti menghapus kemiskinan ekstrem, mempercepat pemerataan ekonomi, dan membawa Indonesia menjadi kekuatan ekonomi dunia.
“Semangat Indonesia Incorporated yang diserukan Presiden adalah ajakan bagi seluruh elemen bangsa untuk bersatu, bergotong royong, dan mengutamakan kepentingan nasional. Kita harus mendukung penuh arah kebijakan ini,” pungkas Bamsoet. (P-01)

