Ketua Umum IMI Bambang Soesatyo Terus Dapat Dukungan dari Daerah, Komitmen Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah di Dunia Otomotif
JAKARTA, PARLE.CO.ID – Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat sekaligus Ketua MPR ke-15, Bambang Soesatyo, kembali menerima dukungan untuk melanjutkan kepemimpinannya di IMI Pusat periode 2025–2030. Dukungan kali ini datang dari IMI Provinsi Aceh, menambah panjang daftar provinsi yang menyatakan kepercayaan kepada sosok yang akrab disapa Bamsoet tersebut.
“Dukungan dari Aceh merupakan amanah yang harus dijaga dan ditunaikan. Kita tidak bisa membangun IMI dari pusat saja, harus juga dari daerah. Saya sangat mengapresiasi komitmen IMI Aceh yang terus menghidupkan semangat otomotif dalam bingkai pembangunan sosial dan ekonomi,” ujar Bamsoet usai menerima surat dukungan dari Ketua IMI Aceh, Mirza Mubaraq, di Jakarta, Jumat (25/7/2025).
Bamsoet yang juga merupakan Ketua DPR ke-20 dan pernah memimpin Komisi III DPR tu menegaskan bahwa kesinambungan kepemimpinan menjadi faktor penting untuk menghadapi tantangan baru di dunia otomotif. Menurutnya, di tengah derasnya arus elektrifikasi kendaraan dan digitalisasi motorsport, dibutuhkan figur yang tak hanya memahami peta jalan otomotif, tetapi juga mampu membangun kolaborasi lintas sektoral.
“Indonesia membutuhkan kolaborasi antara pusat dan daerah. Pengalaman, jaringan internasional, serta keberanian membuka jalur baru akan menjadi kunci membangun ekosistem otomotif nasional yang tangguh dan berdaya saing,” tegas Bamsoet.
Kolaborasi Strategis IMI dan Pemerintah
Dalam empat tahun terakhir, IMI di bawah kepemimpinan Bamsoet berhasil merajut kolaborasi strategis dengan berbagai lembaga negara dan non-pemerintah. Antara lain dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Perhubungan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, hingga Kementerian Koperasi dan UKM. Tak hanya itu, IMI juga menjalin sinergi dengan TNI, Polri, PMI, BNPB, SAR, dan lembaga teknis lain guna menjamin legalitas dan keamanan kegiatan otomotif.
“Kami juga berhasil memperjuangkan regulasi modifikasi kendaraan serta tengah mendorong pemerintah untuk menerbitkan aturan khusus tentang izin impor kendaraan dan suku cadang balap secara permanen. Ini bentuk nyata keberpihakan pada industri otomotif nasional,” papar Bamsoet.
Dukungan IMI Aceh: Berdasar Capaian, Bukan Simbolik
Ketua IMI Provinsi Aceh, Mirza Mubaraq, menyampaikan bahwa dukungan kepada Bamsoet bukanlah sekadar bentuk formalitas. Ia menekankan bahwa keputusan ini lahir dari penilaian objektif terhadap capaian nyata dan komitmen Bamsoet yang telah dirasakan langsung oleh komunitas otomotif Aceh.
“Di bawah kepemimpinan Pak Bamsoet, IMI menjadi lebih terbuka, profesional, dan sensitif terhadap potensi otomotif daerah. Beliau juga lebih responsif terhadap kebutuhan pembinaan atlet muda. Tidak ada lagi jarak antara pusat dan daerah. Ini bukan hanya soal kepemimpinan, ini soal keberpihakan,” tegas Mirza.
Ia menambahkan bahwa kebijakan IMI Pusat selama ini telah berdampak positif terhadap penguatan komunitas otomotif di Aceh. Mulai dari pelatihan teknis, kompetisi lokal, hingga dukungan dalam penyelenggaraan event-event otomotif yang berkontribusi terhadap ekonomi daerah. (P-01)

