Wakil Ketua MPR dari PAN Klarifikasi Polemik Rencana Hubungan dengan Israel
JAKARTA, PARLE.CO.ID — Wakil Ketua MPR dari Fraksi PAN, Eddy Soeparno, membela Presiden Prabowo Subianto terkait polemik rencana membuka hubungan diplomatik dengan Israel. Menurutnya, pernyataan tersebut justru menegaskan komitmen Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina.
Hal ini disampaikan Eddy saat memimpin pertemuan antara DPP PAN dan delegasi parlemen India di kantor DPP PAN. Delegasi India dipimpin oleh Sanjay Kumar Jha, Ketua Komite Parlemen India untuk Transportasi, Pariwisata, dan Budaya.
Prabowo Tegaskan Syarat Mutlak: Pengakuan Kemerdekaan Palestina
Eddy menjelaskan bahwa pernyataan Presiden Prabowo di hadapan Presiden Prancis Emmanuel Macron merupakan penegasan sikap Indonesia yang menolak penjajahan.
“Presiden Prabowo menyampaikan bahwa selama Israel tidak mengakui kemerdekaan Palestina, tidak akan ada hubungan diplomatik dengan Indonesia. Ini adalah bentuk konsistensi Indonesia dalam mendukung two-state solution,” tegas Eddy.
Dukungan Diplomasi Internasional dan Solidaritas Negara Islam
Eddy Soeparno, yang juga Wakil Ketua Umum PAN Bidang Luar Negeri, menekankan bahwa Presiden Prabowo secara konsisten mendorong solusi dua negara dalam berbagai forum internasional.
Salah satunya adalah pidato Prabowo di KTT D-8 di Kairo, Mesir, yang disebut sebagai wake-up call bagi negara-negara Islam untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina dan menghentikan kekerasan di Gaza.
MPR Dukung Langkah Diplomasi Pemerintah
Sebagai doktor Ilmu Politik UI, Eddy menegaskan bahwa MPR RI mendukung penuh upaya diplomasi pemerintah Prabowo untuk kemerdekaan Palestina, sesuai amanat UUD 1945.
“Kami akan terus mendukung langkah Presiden Prabowo dalam memperjuangkan hak rakyat Palestina, termasuk melalui solidaritas internasional,” tutupnya. (P-01)

