BerandaLegislatifPemerintah Diminta Jaga Kualitas Layanan Haji 2025 Meski Ada Efisiensi Anggaran

Pemerintah Diminta Jaga Kualitas Layanan Haji 2025 Meski Ada Efisiensi Anggaran

Published on

spot_img

JAKARTA, PARLE.CO.ID — Wakil Ketua MPR sekaligus Anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid (HNW), mengingatkan agar Pemerintah, melalui Kementerian Agama (Kemenag) dan Badan Penyelenggara Haji (BPH), tidak mengurangi kualitas layanan bagi jamaah haji 1445 H/2025 M meskipun kebijakan efisiensi anggaran diberlakukan.

HNW menegaskan bahwa efisiensi anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan standar pelayanan haji. “Kami mengimbau Kemenag dan BPH untuk tetap optimis dan bekerja cerdas dalam menjaga serta meningkatkan kualitas penyelenggaraan haji,” ujarnya.

Kesepakatan dalam Rapat Kerja Komisi VIII DPR

Dalam rapat kerja Komisi VIII DPR-RI dengan Menteri Agama dan Kepala BPH, disepakati bahwa penyelenggaraan haji tahun 2025 harus tetap berkualitas tinggi meskipun terjadi pemangkasan anggaran. “Alhamdulillah, rapat kerja menghasilkan kesimpulan bahwa efisiensi anggaran di Kemenag dan BPH tidak akan mengurangi kualitas penyelenggaraan ibadah haji,” kata HNW usai rapat, Selasa (4/2).

HNW menjelaskan bahwa pelaksanaan haji tahun 2025 masih menjadi tanggung jawab Kemenag, sementara BPH akan memberikan dukungan. Mulai tahun 2026, BPH akan sepenuhnya mengambil alih penyelenggaraan haji dari Kemenag.

Dampak Efisiensi Anggaran pada Kemenag dan BPH

Kebijakan efisiensi anggaran turut berdampak pada Kemenag dan BPH. Kemenag ditargetkan untuk melakukan efisiensi sebesar Rp14,2 triliun, termasuk di Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU). Sementara itu, BPH harus menghemat anggaran sebesar Rp85,9 miliar.

Meski demikian, HNW menegaskan bahwa efisiensi ini tidak boleh mengorbankan kualitas layanan haji. “Kami telah membantu Pemerintah dalam menurunkan biaya haji tahun ini, dan Keppres Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) akan segera terbit,” ujarnya.

Amanah Pelayanan Haji bagi Jamaah Indonesia

HNW menekankan bahwa pelayanan haji yang terbaik bagi jamaah haji Indonesia adalah amanah dan marwah bangsa. “Kami mengingatkan agar kualitas layanan dan penyelenggaraan haji tidak berubah atau menurun, apalagi mengulangi masalah-masalah tahun sebelumnya. Ini juga merupakan arahan dari Presiden Prabowo,” tutupnya. (P-01)

 

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

AI dalam Dunia Hukum Semakin Tak Terhindarkan

Oleh: Habib Aboe Bakar Alhabsyi (Anggota Panja Artificial Intelligence (AI) BKSAP DPR RI dari...

566 Penerima MBG Diduga Keracunan di Sidoarjo, Abidin Fikri Desak BGN Evaluasi Total

Insiden dugaan keracunan yang menimpa ratusan penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok...

Restorasi Desa Adat Sade Dimulai, Fahri Hamzah: Bentuk Asli Rumah Adat Jadi Prioritas Pemerintah

Pemerintah memastikan rencana restorasi Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), tidak...

Fahri Hamzah Desak BPS Benahi Data Backlog Rumah, Soroti Lesunya Daya Serap Pasar

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah mendesak Badan Pusat Statistik (BPS)...

More like this

AI dalam Dunia Hukum Semakin Tak Terhindarkan

Oleh: Habib Aboe Bakar Alhabsyi (Anggota Panja Artificial Intelligence (AI) BKSAP DPR RI dari...

566 Penerima MBG Diduga Keracunan di Sidoarjo, Abidin Fikri Desak BGN Evaluasi Total

Insiden dugaan keracunan yang menimpa ratusan penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok...

Restorasi Desa Adat Sade Dimulai, Fahri Hamzah: Bentuk Asli Rumah Adat Jadi Prioritas Pemerintah

Pemerintah memastikan rencana restorasi Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), tidak...