JAKARTA, PARLE.CO.ID — Parle Resto & Cafe di Senayan, Jakarta, sukses menggelar ‘A Night with d’Masiv’. Band d’Masiv yang dibentuk pada 3 Maret 2003 itu mampu ‘membius’ para pengunjung Parle Resto and Cafe dengan lagu-lagu hitsnya, dari album pertama hingga album terbaru ‘8’ yang dirilis 20 Mei 2024.
“Parle Senayan Resto and Cafe hadir sebagai one stop entertainment. Tidak hanya menyajikan beragam makanan khas Nusantara dipadukan cita rasa Western dan Asia. Namun, Parle Senayan Resto and Cafe juga menghadirkan beragam hiburan musik yang bisa dinikmati para pengunjung, termasuk menampilkan artis dan grup musik papan atas,” kata Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, usai menyaksikan ‘A Night with d’Masiv’, pada Jumat (26/7/2024) malam.
Mengutip data online, d’Masiv mulai dikenal setelah memenangkan kompetisi musik A Mild Live Wanted pada 2007. D’Masiv kemudian merilis album pertama berjudul ‘Perubahan’ setahun kemudian dengan lagu ‘Cinta Ini Membunuhku’ sebagai tembang andalan. Nama d’Masiv berasal dari istilah massive dalam bahasa Inggris, artinya besar sekali. Nama ini mengandung harapan agar lagu-lagunya dapat diminati banyak orang dan meledak di pasaran.
Dalam perjalanannya d’Masiv banyak menghasilkan lagu yang laris di pasaran. Di antaranya ‘Cinta Ini Membunuhku’, ‘Di Antara Kalian’, ‘Jangan Menyerah’, ‘Rindu Setengah Mati’, ‘Merindukanmu’, ‘Sudahi Perih Ini’, dan banyak lagu lainnya.
Sejauh ini d’Masiv menghasilkan 8 album, 6 kompilasi, dan 14 single. d’Masiv sempat pula berkolaborasi dengan Iwan Fals dalam tembang ‘Satu-Satunya’ dan Chrisye dalam lagu ‘Selamat Jalan Kekasih’. Beragam penghargaan dari dalam dan luar negeri berhasil diraih oleh grup band yang tercipta di Jakarta ini.
Personel d’Masiv dari sejak berdiri hingga saat ini tidak pernah berganti dengan komposisi Rian (vokalis), Rama (gitaris), Dwikky (gitaris ritme), Rai (bassist), dan Wahyu (drummer). Tidak hanya sukses menggelar beragam konser di tanah air, d’Masiv juga telah melakukan konser di sejumlah negara, semisal Belanda, Jerman, Perancis, Amerika, Singapura dan Malaysia. (P-01)

