JAKARTA, PARLE.CO.ID – Dalam rangka memperimgati Hari Anak Nasional (HAN) 2024, yang jatuh pada 23 Juli, puluhan anak-anak dan remaja penderita thalassemia yang sedang menjalani transfusi darah di ruang Transfusi Thalassemia, RSCM Kiara, bergembira karena kedatangan pegiat literasi dari Komunitas Sahabat Thala, Komunitas Sedekah Mainan Jakarta, dan Komunitas Peri Kertas, Selasa (23/07/2024) kemarin.
Kolaborasi tiga komunitas ini untuk menghibur para penderita thalassemia dengan membacakan nyaring sebuah buku oleh setiap relawan, membacakan puisi, membuat papercraft (mainan kertas yang sudah dibuat pola) yaitu Mitsubishi Triton Educar (mobil perpustakaan keliling), dan memberikan kuis berhadiah boneka.
Adapun tahun ini, peringatan HAN yang beranjak ke-40 tahun mengangkat bertema ‘Anak Terlindungi, Indonesia Maju’, diperingati meriah berbagai institusi, lembaga, komunitas dan masyarakat di seluruh Indonesia. Tema ini mempunyai makna mendalam yang menekankan betapa pentingnya menjaga dan memenuhi hak-hak anak untuk kemajuan masa depan bangsa Indonesia.
Sebelum acara dimulai para relawan yang berjumlah 10 orang membacakan buku di setiap tempat tidur pasien thalassemia, anak-anak nampak serius mendengarkan, bahkan sebagian terlihat tersenyum, tertawa saat relawan dengan intonasi menarik, menirukan kisah di dalam buku.
Kemudian MC, Asri Maria Ginatie dari Sahabat Thala membuka acara secara resmi dilanjutkan sambutan dari Kepala Ruang Transfusi Thalassemia, Icih Dina Triyanti, mewakili Kepala Pusat Thalassemia Kiara yang sedang menguji, lalu sambutan Koordinator Sahabat Thala, Julia Budihardja.
Keseruan di Ruang Transfusi Thalassemia itu pun bertambah ketika datang pegiat literasi dan pembina taman baca anak, Bunda Yessy atau Yessy Gusman. Mantan artis tahun 1980-an itu membuka acara dengan membaca puisi berjudul ‘Baca’, lalu membacakan buku berjudul “Kue Ulang Tahun Widi” yang bercerita tentang membuat bubur merah putih untuk ulang tahun. Anak-anak dan remaja yang sedang menjalani transfusi darah terhibur, juga orang tua mereka yang menemani di ruang transfusi.
Sebelum sesi Bunda Yessy berakhir, beliau mengajak semua untuk berdoa bersama untuk kesembuhan para pasien dan kesehatan para suster ruang transfusi Thalassemia. Bunda Yessy juga membawa kue yang kemudian dibagikan usai beliau membaca nyaring dan tak lupa para relawan, suster dan pasien serta keluarga pasien berfoto bersama dengan Bunda Yessy.
Kreasi Mainan Kertas
Acara berlanjut dengan membuat mainan dari kertas atau papercraft yang diinisiasi oleh Komunitas Peri Kertas. Pola yang dibuat adalah Mitsubishi Triton Educar yaitu membuat mobil perpustakaan keliling kolaborasi Peri Kertas dengan Mitsubishi Motor, polanya papercut (tanpa perlu digunting), beberapa contoh sudah dibuat dan diperlihatkan kepada sejumlah pasien anak, lalu dibagikan kertas yang sudah terpola, plus lem.
Anak-anak dengan gembira mengikuti arahan relawan Peri Kertas untuk merakitnya serta dibantu para orang tua, bahkan ada yang bisa merakitnya sendiri, senyum tanda kebahagiaan terpancar dari mata anak-anak thaler. Selama kegiatan papercraft diselingi kuis dengan pertanyaan dari buku yang dibacakan relawan, serta hal yang berkaitan dengan Sahabat Thala, yang menjawab dengan benar mendapat hadiah 10 buah boneka persembahan Sedekah Mainan Jakarta yang diberikan langsung oleh Kak Ning – Relawan Sedekah Mainan.
Acara ditutup dengan pemberian susu dan stiker Sahabat Thala. Terima kasih kepada para kolaborator, donatur, para suster, pasien thalassemia dan para relawan yang telah berbagi keceriaan hari ini bersama Sahabat Thala di Hari Anak Nasional 2024… Berbagi ceria, berbagi cita. ***



