Lava resmi merilis Lava Bold N2 Pro dengan layar 120Hz dan kamera 50MP. Simak spesifikasi lengkap, harga, dan perbandingannya dengan seri standar di sini.
JAKARTA, PARLE.CO.ID – Vendor ponsel asal India, Lava, baru saja memperluas lini produknya dengan meluncurkan Lava Bold N2 Pro. Menariknya, meski menyandang gelar “Pro”, perangkat ini hadir dengan dimensi yang lebih ringkas dan harga yang lebih kompetitif dibandingkan dengan varian standar yang diperkenalkan bulan lalu.
Dikutip dari laporan GSMArena, Selasa (31/3/2026), Lava Bold N2 Pro merupakan ponsel berbasis jaringan 4G yang menyasar segmen entry-level dengan mengunggulkan kecepatan refresh rate layar dan kemampuan fotografi di kelasnya.
Lava Bold N2 Pro ditenagai oleh chipset Unisoc T7250. Chipset dengan fabrikasi 12nm ini mengandalkan konfigurasi core Cortex-A75 dan A55, serta didukung oleh GPU Mali-G57 untuk urusan grafis. Ponsel ini hadir dengan satu pilihan memori, yakni RAM 4GB dan penyimpanan internal 128GB.
Pada bagian visual, pengguna disuguhkan layar LCD berukuran 6,67 inci dengan resolusi 720p+. Keunggulan utamanya terletak pada dukungan refresh rate 120Hz, yang memberikan pengalaman navigasi lebih mulus dibandingkan varian standar yang hanya mendukung 90Hz.
Untuk urusan daya, tertanam baterai berkapasitas 5.000mAh yang mendukung pengisian daya 18W. Namun, perlu dicatat bahwa dalam paket penjualannya, konsumen hanya akan mendapatkan pengisi daya (charger) standar 10W.
Lava meningkatkan sektor kamera pada varian Pro ini. Di bagian belakang, terdapat kamera utama 50MP, sementara bagian depan dibekali kamera swafoto 8MP. Sebagai perbandingan, varian non-Pro hanya memiliki kamera utama 13MP dan kamera depan 5MP.
Ponsel ini menjalankan sistem operasi Android 15. Pihak Lava menjanjikan satu kali pembaruan OS (hingga Android 16) dan dukungan keamanan selama dua tahun. Dari sisi ketahanan, Bold N2 Pro mengantongi sertifikasi IP54 yang memberikan perlindungan terhadap debu dan percikan air.
Lava Bold N2 Pro tersedia dalam dua pilihan warna, yaitu Eclipse Grey dan Aurora Gold. Saat ini, ponsel tersebut sudah tersedia untuk pre-order di Flipkart dengan harga promosi sebesar ₹8.000 (sekitar Rp1,5 jutaan) dari harga normal ₹10.500. Harga ini justru lebih murah dibandingkan varian non-Pro yang dibanderol sekitar ₹9.000.
Analisis Redaksi Asatunews.my.id: Re-Branding Nilai Jual
Strategi peluncuran Lava Bold N2 Pro ini tergolong unik namun cukup membingungkan dari sisi penamaan produk (product naming). Analisis kami melihat bahwa penggunaan nama “Pro” pada perangkat yang lebih murah dan lebih kecil adalah upaya Lava untuk melakukan re-branding nilai jual.
Meskipun layarnya lebih kecil (6,67 inci vs 6,75 inci pada seri standar), peningkatan pada refresh rate 120Hz dan kamera 50MP menjadikannya jauh lebih “layak beli” di mata konsumen yang mengutamakan spesifikasi teknis di atas ukuran fisik.
Namun, tantangan besar bagi Lava adalah masalah software. Merilis ponsel dengan Android 15 di saat Android 17 sudah di ambang pintu, serta janji update yang minim, berisiko membuat ponsel ini cepat usang secara perangkat lunak. Bagi pasar Indonesia, ponsel dengan spesifikasi seperti ini akan bersaing ketat dengan merek mapan seperti Itel atau Infinix yang sering memberikan penawaran memori lebih besar di rentang harga yang sama. ****

