Apa saja keuntungan pertemuan Prabowo dan Donald Trump bagi ekonomi RI? Simak 5 peluang kerja sama strategis mulai dari perdagangan hingga teknologi.
Oleh: Redaksi Parle.co.id
JAKARTA, PARLE.CO.ID — Melalui penandatanganan Agreement on Reciprocal Trade dan perundingan strategis lainnya, berikut adalah beberapa poin peluang yang bisa diraih Indonesia:
1. Perluasan Akses Pasar Produk Unggulan Dengan prinsip perdagangan timbal balik (reciprocal trade), produk ekspor unggulan Indonesia seperti tekstil, produk alas kaki, hingga komoditas perkebunan (kopi dan karet) berpeluang mendapatkan keringanan tarif masuk ke pasar Amerika Serikat yang lebih kompetitif.
2. Penguatan Rantai Pasok Global (Global Supply Chain) Indonesia berpeluang menjadi mitra kunci AS dalam diversifikasi rantai pasok global, terutama untuk komponen industri dan bahan baku kritis. Hal ini sejalan dengan strategi Prabowo untuk meningkatkan produktivitas industri manufaktur dalam negeri.
3. Investasi Teknologi dan Hilirisasi Pertemuan ini membuka pintu bagi perusahaan teknologi AS untuk berinvestasi dalam pengembangan hilirisasi mineral kritis (seperti nikel untuk baterai) dan infrastruktur digital di Indonesia, guna mendukung kemandirian industri nasional.
4. Kerja Sama Keamanan dan Stabilitas Kawasan Selain ekonomi, diplomasi aktif Prabowo di forum Board of Peace menunjukkan peran Indonesia sebagai penengah strategis. Hal ini dapat meningkatkan kepercayaan AS untuk memperkuat kerja sama pertahanan dan keamanan maritim di kawasan Indo-Pasifik.
5. Pengembangan Energi Terbarukan Peluang transfer teknologi dan pendanaan hijau dari investor AS untuk mendukung transisi energi di Indonesia, yang dapat menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru tanpa mengorbankan ketahanan energi nasional. (P-01)

