Sabtu, 6 Desember, 2025
spot_img
More

    Berita Terkini

    Bamsoet Lantik Pengurus ARDIN Jabar, Dorong Transformasi Sistem Distribusi Nasional

    BANDUNG, PARLE.CO.ID – Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Perdagangan Barang Distributor Keagenan dan Industri (ARDIN) Indonesia, Bambang Soesatyo (Bamsoet), menegaskan pentingnya transformasi sistem distribusi untuk menopang kekuatan ekonomi nasional. Saat melantik Pengurus Badan Pengurus Daerah ARDIN Indonesia Provinsi Jawa Barat di Bandung, Sabtu (8/11/25), Bamsoet menyoroti rasio biaya logistik Indonesia yang masih berkisar 14 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), lebih tinggi dibanding negara tetangga seperti Malaysia dan Thailand yang berada di kisaran 8–9 persen. Angka ini, menurutnya, menghambat daya saing produk lokal, khususnya bagi UMKM, karena sekitar 50 persen biaya logistik terserap oleh transportasi darat yang belum terintegrasi.

    Ketua ARDIN Indonesia Ingatkan Tantangan Biaya Logistik Tinggi yang Hambat Daya Saing Produk Lokal

     

    Untuk menjawab tantangan tersebut, ARDIN Indonesia menyiapkan roadmap 2025–2030 yang fokus pada lima arah kebijakan, termasuk transformasi digital sistem distribusi dan penguatan kemitraan UMKM. Bamsoet menekankan bahwa ARDIN harus menjadi ujung tombak yang mempertemukan produsen, distributor, dan pasar agar rantai distribusi menjadi efisien dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Selain itu, menyikapi pesatnya pertumbuhan e-commerce dan perubahan kebijakan platform digital, ARDIN akan membantu pelaku usaha membangun sistem distribusi digital mandiri dan mengembangkan program “Shared Logistics Hub” untuk memangkas biaya pengiriman hingga 20 persen.

    Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menambahkan, dalam jangka menengah, ARDIN Indonesia menargetkan penurunan rasio biaya logistik nasional menjadi 10 persen terhadap PDB pada tahun 2030. Target ambisius ini akan dicapai melalui optimalisasi jaringan logistik darat, laut, dan udara yang terintegrasi dengan pusat-pusat produksi daerah, serta program pelatihan dan sertifikasi SDM logistik. “Kita bisa punya industri hilir yang hebat, tetapi kalau distribusinya lambat dan mahal, semua keunggulan itu hilang di jalan,” pungkasnya, menegaskan peran ARDIN sebagai tulang punggung ekonomi rakyat. (P-01)

     

    Berita Terkini

    spot_imgspot_img

    Jangan Terlewatkan

    Tetap Terhubung

    Untuk mendapatkan informasi terkini tentang berita, penawaran, dan pengumuman khusus