BerandaMobilitasBamsoet Lantik Pengurus ARDIN Jabar, Dorong Transformasi Sistem Distribusi Nasional

Bamsoet Lantik Pengurus ARDIN Jabar, Dorong Transformasi Sistem Distribusi Nasional

Published on

spot_img

BANDUNG, PARLE.CO.ID – Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Perdagangan Barang Distributor Keagenan dan Industri (ARDIN) Indonesia, Bambang Soesatyo (Bamsoet), menegaskan pentingnya transformasi sistem distribusi untuk menopang kekuatan ekonomi nasional. Saat melantik Pengurus Badan Pengurus Daerah ARDIN Indonesia Provinsi Jawa Barat di Bandung, Sabtu (8/11/25), Bamsoet menyoroti rasio biaya logistik Indonesia yang masih berkisar 14 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), lebih tinggi dibanding negara tetangga seperti Malaysia dan Thailand yang berada di kisaran 8–9 persen. Angka ini, menurutnya, menghambat daya saing produk lokal, khususnya bagi UMKM, karena sekitar 50 persen biaya logistik terserap oleh transportasi darat yang belum terintegrasi.

Ketua ARDIN Indonesia Ingatkan Tantangan Biaya Logistik Tinggi yang Hambat Daya Saing Produk Lokal

 

Untuk menjawab tantangan tersebut, ARDIN Indonesia menyiapkan roadmap 2025–2030 yang fokus pada lima arah kebijakan, termasuk transformasi digital sistem distribusi dan penguatan kemitraan UMKM. Bamsoet menekankan bahwa ARDIN harus menjadi ujung tombak yang mempertemukan produsen, distributor, dan pasar agar rantai distribusi menjadi efisien dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Selain itu, menyikapi pesatnya pertumbuhan e-commerce dan perubahan kebijakan platform digital, ARDIN akan membantu pelaku usaha membangun sistem distribusi digital mandiri dan mengembangkan program “Shared Logistics Hub” untuk memangkas biaya pengiriman hingga 20 persen.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menambahkan, dalam jangka menengah, ARDIN Indonesia menargetkan penurunan rasio biaya logistik nasional menjadi 10 persen terhadap PDB pada tahun 2030. Target ambisius ini akan dicapai melalui optimalisasi jaringan logistik darat, laut, dan udara yang terintegrasi dengan pusat-pusat produksi daerah, serta program pelatihan dan sertifikasi SDM logistik. “Kita bisa punya industri hilir yang hebat, tetapi kalau distribusinya lambat dan mahal, semua keunggulan itu hilang di jalan,” pungkasnya, menegaskan peran ARDIN sebagai tulang punggung ekonomi rakyat. (P-01)

 

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

HUT Bhayangkara ke-80, Habib Aboe: Polri Harus Siap Pulihkan Kepercayaan Publik dan Implementasikan KUHP dan KUHAP

Memasuki usia ke-80 tahun, yang jatuh pada 1 Juli, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menghadapi...

Terbukti Bersalah dalam Kasus Chromebook, Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan vonis 10 tahun penjara kepada mantan Mendikbudristek Nadiem...

Pulang Umrah, Ruben Onsu Bersiap Tempuh Jalur Hukum Terkait Hak Asuh Anak dan Adukan Dugaan Eksploitasi ke KPAI

Merasa dipersulit bertemu Thalia dan Thania serta prihatin dugaan eksploitasi komersial anak di medsos,...

Living in Color: Marc Jacobs Hadirkan Nostalgia Era 90-an dan Ledakan Warna di Panggung Spring 2027

Marc Jacobs pamerkan koleksi Spring 2027 penuh warna cerah dan siluet mini di New...

More like this

HUT Bhayangkara ke-80, Habib Aboe: Polri Harus Siap Pulihkan Kepercayaan Publik dan Implementasikan KUHP dan KUHAP

Memasuki usia ke-80 tahun, yang jatuh pada 1 Juli, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menghadapi...

Terbukti Bersalah dalam Kasus Chromebook, Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan vonis 10 tahun penjara kepada mantan Mendikbudristek Nadiem...

Pulang Umrah, Ruben Onsu Bersiap Tempuh Jalur Hukum Terkait Hak Asuh Anak dan Adukan Dugaan Eksploitasi ke KPAI

Merasa dipersulit bertemu Thalia dan Thania serta prihatin dugaan eksploitasi komersial anak di medsos,...