Dampingi Wamenkopolkam di Retret Kadin, Bamsoet Soroti Dampak Geopolitik Global dan Pentingnya Kepastian Hukum bagi Dunia Usaha
JAKARTA, PARLE.CO.ID – Anggota DPR sekaligus Ketua MPR ke-15 dan Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Politik, Pertahanan dan Keamanan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Bambang Soesatyo, mengingatkan bahwa stabilitas politik, keamanan, dan kepastian hukum merupakan prasyarat mutlak dalam membangun iklim usaha dan investasi yang sehat di Indonesia.
Ancaman Geopolitik Tekan Ekonomi Nasional
Bamsoet menuturkan, kompleksitas ancaman geopolitik global – mulai dari krisis Laut China Selatan hingga fluktuasi harga minyak akibat perang Rusia-Ukraina – memberi tekanan besar terhadap perekonomian negara berkembang, termasuk Indonesia. Situasi ini menuntut dunia usaha memiliki pijakan kokoh agar mampu bertahan dan berkembang.
Pasar Keuangan Sensitif terhadap Ketidakpastian
Data Bursa Efek Indonesia mencatat, arus keluar dana asing mencapai Rp 28,6 triliun pada kuartal I 2025. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat merosot 7,2 persen dalam satu hari perdagangan pada Maret lalu. Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sempat menyentuh Rp 16.700 per dolar pada April 2025, menandai titik terlemah sejak pandemi. Kondisi ini menekan biaya impor bahan baku industri dan meningkatkan tekanan inflasi sektor riil.
Pentingnya Kepastian Hukum dan Transparansi Kebijakan
“Dunia usaha membutuhkan keyakinan. Dan keyakinan itu tumbuh dari komitmen negara dalam menjaga kepastian hukum, keamanan, iklim politik yang stabil, serta transparansi kebijakan,” tegas Bamsoet saat mendampingi pembekalan Retret KADIN 2025 oleh Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Letjen TNI (Purn) Lodewijk Freidrich Paulus di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (8/8/2025).
Ketahanan Ekonomi Harus Berbasis Pertahanan Nasional
Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menekankan pentingnya kesiapan negara menghadapi ancaman siber, kelangkaan energi, dan ketegangan lintas batas. Menurutnya, ketahanan ekonomi nasional harus dibangun di atas fondasi pertahanan nasional yang kuat, meliputi sektor militer, energi, pangan, hingga keamanan digital.
Langkah Pemerintah dan Peran Dunia Usaha
Bamsoet mendorong pemerintah untuk memperkuat ketahanan struktural melalui proyek strategis nasional, perluasan pasar ekspor, penguatan logistik nasional, dan pengamanan energi. Sementara itu, Kadin diminta terus mendorong pelaku usaha memperkuat manajemen risiko, karena ancaman bisa datang kapan saja dan dari mana saja.
“Kadin sendiri terus mendorong pelaku usaha untuk memperkuat manajemen risiko. Mitigasi risiko bukan sekadar formalitas ISO atau pelatihan teknis. Ini kunci keberlanjutan bisnis,” pungkas Bamsoet. (P-01)


