BerandaUncategorizedPerkuat Koperasi, Mufti Anam Soroti Maraknya Pinjol Berbunga Tinggi

Perkuat Koperasi, Mufti Anam Soroti Maraknya Pinjol Berbunga Tinggi

Published on

spot_img

JAKARTA, PARLE.CO.ID – Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam, menyoroti tingginya jumlah masyarakat yang terjerat pinjaman online (pinjol) dengan bunga besar. Ia menilai pengawasan terhadap pinjol perlu diperketat, sekaligus mendorong penguatan koperasi sebagai solusi alternatif keuangan masyarakat.

“Masyarakat perlu disediakan layanan pinjaman dengan bunga yang ramah, seperti koperasi, yang selama ini mendukung ekonomi rakyat kecil dan menengah. Program koperasi kerakyatan harus kembali digalakkan,” ujar Mufti Anam kepada wartawan, Rabu (18/12/2024).

Menurutnya, peran koperasi yang dahulu sangat membantu perekonomian rakyat kini semakin surut. Ia mengusulkan agar pemerintah memperkuat koperasi sehingga mampu menjadi solusi di tengah maraknya praktik pinjol yang merugikan.

“Koperasi harus kembali menjadi pilihan utama masyarakat. Pemerintah harus serius memperkuat koperasi kerakyatan agar dapat menjadi alternatif yang aman dan berkelanjutan,” tegasnya.

Mufti juga mendorong pemberdayaan lembaga keuangan lainnya seperti bank, pegadaian, bank pembangunan daerah (BPD), bank perkreditan rakyat (BPR), serta baitul mal agar mampu menjangkau lebih banyak masyarakat.

Selain itu, ia mengkritik lemahnya regulasi pemerintah terkait pinjol yang dianggap belum tegas. Akibatnya, banyak masyarakat menjadi korban, kehilangan harta, hingga nyawa karena tekanan utang.

“Kami sangat menyesalkan lambannya perbaikan regulasi mengenai pinjol. Banyak celah yang belum tertutup, sementara korban terus berjatuhan. Tidak hanya kehilangan harta akibat bunga mencekik, tapi juga nyawa,” ungkapnya.

Mufti meminta pemerintah untuk menunjukkan ketegasan dalam menyelesaikan permasalahan pinjol ini dan berpihak pada rakyat kecil.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), total utang pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kepada pinjol mencapai Rp19 triliun pada Mei 2023. Sementara data Bank Indonesia menunjukkan kredit pinjol per Maret 2024 telah melampaui Rp64 triliun, mencerminkan pertumbuhan cepat dan mudahnya masyarakat terjebak dalam jeratan pinjol. ***

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Terjaring OTT KPK, Uang Rp 1 Miliar Disita

Jakarta, parle — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam...

FWK KRITIK PENANGANAN KARHUTLA KURANG SERIUS, KALSEL MERASA JADI ANAK TIRI, MASYARAKAT MULAI FRUSTASI

Jakarta, Perle ---Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) menilai pemerintah kurang serius dan sistematis dalam menanggani...

Membaca Arah Operasi Senyap Prabowo

Oleh: Wartawan Senior Suherman Saleh* parle.co.id - Operasi politik tidak selalu berlangsung di panggung terbuka....

Ketua SMSI Babel Bardian Turun Langsung Bantu Korban Kebakaran 600 Rumah di Bangka Selatan

Ketua SMSI Babel Bardian (Foto : Ist) Bangka Selatan, Asatu Online – Ketua Serikat Media...

More like this

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Terjaring OTT KPK, Uang Rp 1 Miliar Disita

Jakarta, parle — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam...

FWK KRITIK PENANGANAN KARHUTLA KURANG SERIUS, KALSEL MERASA JADI ANAK TIRI, MASYARAKAT MULAI FRUSTASI

Jakarta, Perle ---Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) menilai pemerintah kurang serius dan sistematis dalam menanggani...

Membaca Arah Operasi Senyap Prabowo

Oleh: Wartawan Senior Suherman Saleh* parle.co.id - Operasi politik tidak selalu berlangsung di panggung terbuka....