Pemeriksaan saksi terkait kredit bermasalah dari sejumlah Bank Pembangunan Daerah kepada PT Sri Rejeki Isman Tbk dan entitas anaknya
Pemeriksaan Massal di Kejagung, Bongkar Dugaan Korupsi Kredit PT Sritex
JAKARTA, PARLE.CO.ID — Kejaksaan Agung melalui Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM-Pidsus) memeriksa sebanyak 12 orang saksi dalam lanjutan pengusutan kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas kredit kepada PT Sri Rejeki Isman Tbk (PT Sritex) dan anak usahanya.
Kredit tersebut berasal dari sejumlah bank pembangunan daerah, antara lain PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB), PT Bank DKI, dan Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng).
Nama-Nama Saksi yang Diperiksa Terkait Kredit PT Sritex
Berikut 12 nama saksi yang telah diperiksa oleh Tim Jaksa Penyidik Kejagung:
-
IST – Staf Accounting PT Sritex
-
BU – Direktur Utama PT Utama Bintang Erkonpersada
-
CKN – Staf Keuangan PT Sritex
-
HW – Pembuat Feasibility Study PT Rayon Utama Makmur (2009)
-
SP – Komisaris Bank Jateng
-
FXS – Komisaris Bank Jateng
-
MIL – Direktur PT Wismatama Indah Makmur
-
RS – General Manager Sindikasi BNI (2014)
-
CAS – Petugas Operasional Kredit Bank BJB
-
HPY – Petugas Divisi Corporate Secretary Bank BJB
-
MR – General Manager Operasional Kredit Bank BJB
-
MGW – Direktur Utama PT Griya Asri Sejahtera dan istri tersangka ISL
Pemeriksaan ini dilakukan dalam rangka memperkuat alat bukti serta melengkapi berkas perkara yang melibatkan tersangka berinisial ISL dkk.
Fokus Penyelidikan: Kredit Bermasalah dari Tiga Bank Daerah
Dugaan tindak pidana korupsi ini mencuat dari pemberian fasilitas kredit oleh tiga bank pembangunan daerah besar kepada PT Sritex, salah satu perusahaan tekstil raksasa di Indonesia. Diduga terdapat ketidaksesuaian prosedur dalam proses pemberian dan pengelolaan kredit yang berpotensi menimbulkan kerugian negara.
Kejaksaan menaruh perhatian besar pada proses analisis kelayakan (feasibility study), mekanisme persetujuan kredit, hingga penggunaan dana kredit oleh pihak debitur dan entitas terkait.
Langkah Tegas Kejaksaan dalam Kasus Kredit Bermasalah
Dengan pemeriksaan intensif terhadap para saksi dari berbagai latar belakang — mulai dari pihak internal PT Sritex, perbankan, hingga pihak terkait lainnya — Kejagung berupaya mengungkap secara menyeluruh pola dugaan penyimpangan dalam pemberian kredit.
Penyidikan ini menjadi bagian dari komitmen Kejaksaan Agung dalam pemberantasan tindak pidana korupsi, khususnya di sektor keuangan dan perbankan yang berdampak luas terhadap kestabilan perekonomian nasional. (P-01)

