BerandaMobilitasIMI Sepakati Munas Pemilihan Ketum 2025 Digelar di Yogyakarta pada 20 September

IMI Sepakati Munas Pemilihan Ketum 2025 Digelar di Yogyakarta pada 20 September

Published on

spot_img

Bamsoet: Pemimpin IMI Harus Mampu Dorong Industri Otomotif dan Sport Tourism Nasional

BALI, PARLE.CO.ID – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ikatan Motor Indonesia (IMI) 2025 resmi menetapkan Musyawarah Nasional (Munas) IMI akan digelar di Yogyakarta pada 20 September 2025. Agenda utama Munas adalah pemilihan Ketua Umum (Ketum) IMI periode 2025–2030.

Hal ini diumumkan oleh Ketua Umum IMI Bambang Soesatyo (Bamsoet) usai menutup Rakernas IMI 2025 di Bali, Senin (28/7/2025).

Rakernas IMI 2025 Tetapkan Yogyakarta sebagai Tuan Rumah Munas

Bamsoet menegaskan, Munas IMI 2025 bukan sekadar ajang pergantian kepemimpinan, melainkan momentum untuk menetapkan pemimpin yang mampu membawa IMI sebagai organisasi solid dan bersih.

“Kita harapkan Munas IMI nanti akan menetapkan pemimpin yang mampu membawa IMI menjadi kekuatan utama dalam membina atlet otomotif unggulan, mendorong industri otomotif, modifikasi, dan sport tourism nasional,” ujarnya.

Rakernas dihadiri sejumlah tokoh penting IMI, termasuk Badan Pembina, Badan Pengawas, Wakil Ketua Umum, serta perwakilan IMI provinsi se-Indonesia.

Tim Penjaringan Calon Ketum IMI Dibentuk untuk Seleksi Transparan

Bamsoet memaparkan, Rakernas juga membentuk Tim Penjaringan Calon Ketua Umum IMI 2025–2030, yang bertugas menyeleksi kandidat berdasarkan profesionalitas, rekam jejak, dan integritas.

“Proses ini harus transparan, inklusif, dan sesuai AD/ART IMI,” tegasnya.

Tim tersebut terdiri dari perwakilan IMI Pusat dan daerah, termasuk mantan Ketum IMI Sadikin Aksa serta ketua IMI dari Aceh, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Tengah.

Syarat Ideal Ketum IMI: Integritas, Visi Strategis, dan Pengalaman Teruji

Bambang Kapten, Ketua IMI Jawa Timur, menyatakan bahwa Ketum IMI ideal harus memiliki kecintaan pada otomotif, kemampuan manajerial, dan jaringan kuat.

Bamsoet menambahkan, “Ketum IMI adalah lokomotif kebijakan otomotif nasional. Figurnya harus mampu merangkul semua kepentingan, punya visi strategis, dan berpikiran progresif.”

Dengan penetapan jadwal Munas dan tim penjaringan, IMI berkomitmen menjalankan proses suksesi secara terbuka dan akuntabel. (P-01)

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

AI dalam Dunia Hukum Semakin Tak Terhindarkan

Oleh: Habib Aboe Bakar Alhabsyi (Anggota Panja Artificial Intelligence (AI) BKSAP DPR RI dari...

566 Penerima MBG Diduga Keracunan di Sidoarjo, Abidin Fikri Desak BGN Evaluasi Total

Insiden dugaan keracunan yang menimpa ratusan penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok...

Restorasi Desa Adat Sade Dimulai, Fahri Hamzah: Bentuk Asli Rumah Adat Jadi Prioritas Pemerintah

Pemerintah memastikan rencana restorasi Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), tidak...

Fahri Hamzah Desak BPS Benahi Data Backlog Rumah, Soroti Lesunya Daya Serap Pasar

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah mendesak Badan Pusat Statistik (BPS)...

More like this

AI dalam Dunia Hukum Semakin Tak Terhindarkan

Oleh: Habib Aboe Bakar Alhabsyi (Anggota Panja Artificial Intelligence (AI) BKSAP DPR RI dari...

566 Penerima MBG Diduga Keracunan di Sidoarjo, Abidin Fikri Desak BGN Evaluasi Total

Insiden dugaan keracunan yang menimpa ratusan penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok...

Restorasi Desa Adat Sade Dimulai, Fahri Hamzah: Bentuk Asli Rumah Adat Jadi Prioritas Pemerintah

Pemerintah memastikan rencana restorasi Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), tidak...