BerandaPeristiwaKata Bahlil, Pemerintah Terus Sosialisasikan Kebijakan Ormas Kelola Tambang

Kata Bahlil, Pemerintah Terus Sosialisasikan Kebijakan Ormas Kelola Tambang

Published on

spot_img

JAKARTA, PARLE.CO.ID – Menteri Investasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa pemerintah terus menyosialisasikan kebijakan yang memberi peluang bagi organisasi masyarakat (Ormas) untuk mengelola usaha pertambangan. Bahlil menekankan pentingnya sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2024 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara.

“PP ini baru ditandatangani, jadi kami baru mulai sosialisasi dan akan terus mengomunikasikan,” ujar Menteri Bahlil setelah bertemu Presiden di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, seperti dikutip Selasa (11/6/2024).

Bahlil menyebutkan sosialisasi dilakukan melalui konferensi pers berkala, pertemuan dengan kelompok ormas, dan pelibatan Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden. Kebijakan ini, berlaku bagi seluruh ormas keagamaan dengan syarat ketat.

“Ormas harus memiliki badan usaha, izin usaha pertambangan yang tidak bisa dipindahtangankan, dan sebagian badan usaha harus dimiliki koperasi. Hal ini untuk mencegah penyalahgunaan izin oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Menteri Bahlil yakin kebijakan ini punya tujuan baik, meski pemerintah tidak akan memaksa ormas yang tidak tertarik.

“Jika setelah memahami tujuan dan ketentuannya mereka mau menerima, itu bagus. Jika tidak, kami tidak akan memaksa,” demikian Bahlil Lahadalia. ***

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

DPR Dorong Kampus Jadi Mitra Diplomasi Indonesia, dari Etika AI hingga OECD

Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI mendorong perguruan tinggi terlibat lebih aktif dalam...

Fahri Hamzah: Parliamentary Threshold 5 Persen, Kompromi Politik demi Kekuasaan

Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Fahri Hamzah, menantang partai-partai besar yang...

Soliditas KWP Jadi Pesan Utama Ariawan untuk Kepengurusan 2026-2028

Menjaga soliditas internal dan memperkuat hubungan profesional dengan lembaga MPR, DPR dan DPD RI,...

Habib Aboe Minta Kapolri Suyudi Perkuat Polri Humanis dan Dekat dengan Masyarakat

Penguatan pendekatan humanis dan pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, menjadi salah satu harapan...

More like this

DPR Dorong Kampus Jadi Mitra Diplomasi Indonesia, dari Etika AI hingga OECD

Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI mendorong perguruan tinggi terlibat lebih aktif dalam...

Fahri Hamzah: Parliamentary Threshold 5 Persen, Kompromi Politik demi Kekuasaan

Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Fahri Hamzah, menantang partai-partai besar yang...

Soliditas KWP Jadi Pesan Utama Ariawan untuk Kepengurusan 2026-2028

Menjaga soliditas internal dan memperkuat hubungan profesional dengan lembaga MPR, DPR dan DPD RI,...