DCNews, Banten — Gubernur Banten Andra Soni mengajak insan pers, khususnya wartawan parlemen DPR RI, turut memperkenalkan potensi dan perkembangan Provinsi Banten kepada masyarakat luas. Menurutnya, peran media memiliki pengaruh besar dalam membentuk perhatian pemerintah pusat terhadap daerah.
Ajakan itu disampaikan Andra saat menghadiri Forum Komunikasi dan Sosialisasi Kinerja DPR RI bersama Koordinator Wartawan Parlemen (KWP) di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Kamis (7/5/2026).
Dalam sambutannya, Andra mengucapkan terima kasih kepada para wartawan parlemen yang memilih Banten sebagai lokasi kegiatan tahunan mereka. Ia menilai kehadiran media nasional menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi daerah, mulai dari sektor pariwisata, pendidikan, hingga investasi.
“Tulisan bapak dan ibu sangat mempengaruhi kebijakan-kebijakan di pemerintah pusat. Semoga kehadiran wartawan parlemen di sini bisa membawa informasi positif tentang Banten,” kata Andra.
Ia menjelaskan, Banten sebagai provinsi yang berbatasan langsung dengan Jakarta terus berkembang pesat sejak resmi berdiri pada 4 Oktober 2000. Saat ini, Provinsi Banten memiliki empat kota dan empat kabupaten dengan jumlah penduduk mendekati 13 juta jiwa.
Andra menyebut, Banten memiliki sejumlah potensi strategis, termasuk garis pantai yang mencapai hampir 1.000 kilometer di wilayah pantai utara dan selatan. Namun, ia mengakui masih terdapat tantangan pembangunan infrastruktur, terutama di wilayah selatan seperti Kabupaten Lebak dan Pandeglang.
“Pantainya indah, potensinya besar. Kendala kami memang infrastruktur yang belum setara dengan wilayah perkotaan,” ujarnya.
Selain itu, Andra juga memaparkan kondisi ekonomi Banten yang dinilai cukup kuat. Ia menyebut tingkat kemandirian fiskal daerah mencapai sekitar 70 persen, dengan sumber utama pendapatan berasal dari pajak kendaraan bermotor.
Menurut dia, pertumbuhan ekonomi Banten pada triwulan pertama 2026 tercatat mencapai 5,64 persen berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Pemerintah Provinsi Banten pun optimistis mampu mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen.
Di bidang pendidikan, Andra mengatakan Banten menjadi salah satu daerah dengan jumlah mahasiswa terbesar di Indonesia. Ia menyebut sekitar 1,8 juta mahasiswa menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi yang tersebar di wilayah Banten.
Dalam kesempatan itu, Andra juga menyoroti pentingnya hubungan baik antara pemerintah dan pers. Ia menilai wartawan bukan hanya mitra penyampai informasi, tetapi juga jembatan yang dapat memperkuat citra dan daya tarik daerah di tingkat nasional.
Pers, kata dia, memiliki kekuatan untuk menghadirkan informasi yang membangun sekaligus mengawasi jalannya pemerintahan secara objektif. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah dan media dinilai penting untuk mempercepat pembangunan serta menarik minat investor maupun wisatawan ke Banten.
“Kami sangat terbuka dengan siapa saja yang datang ke Banten, baik untuk berwisata maupun berinvestasi,” tutur Andra. ***

