LONDON, PARLE.CO.ID — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menunjukkan momen humanis saat mengakhiri agenda resminya di London, Inggris, Rabu (21/1/2026). Di bawah rintik hujan kota London, Presiden Prabowo memilih berjalan kaki sambil memayungi dirinya sendiri menuju Istana St. James untuk kembali bertemu dengan Raja Charles III.
Bahas Konservasi Gajah di Istana St. James, Presiden Prabowo Lanjut Terbang ke Davos untuk Agenda World Economic Forum
Langkah ini dilakukan Presiden Prabowo setelah sebelumnya keduanya bertemu di Lancaster House pada pagi hari. Jarak antara Lancaster House menuju Istana St. James yang berdekatan memungkinkan kedua pemimpin negara ini menempuh perjalanan hanya dalam waktu sekitar 4 menit dengan berjalan kaki.
Diplomasi Lingkungan dan Konservasi Gajah
Pertemuan di Istana St. James berlangsung secara tertutup. Namun, diketahui agenda utama pembicaraan kedua tokoh tersebut berkaitan dengan isu lingkungan hidup, termasuk upaya konservasi gajah.
Sebagaimana diketahui, Raja Charles III memiliki rekam jejak panjang sebagai pembina (patron) World Wildlife Fund (WWF)-UK sejak masih berstatus Pangeran Wales. Kesamaan visi dalam menjaga kelestarian alam menjadi jembatan diplomasi yang kuat antara Indonesia dan Inggris.
Dalam kesempatan ini, Presiden didampingi oleh:
-
Hashim Djojohadikusumo: Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi.
-
Teddy Indra Wijaya: Sekretaris Kabinet.
-
Didit Hediprasetyo: Putra Presiden Prabowo.
Rangkaian Diplomasi di London: Dari Pendidikan hingga Ekonomi
Sebelum bertemu Raja Charles III, Presiden Prabowo telah menyelesaikan serangkaian agenda padat di London:
-
Pertemuan Bilateral: Bertemu PM Keir Starmer di 10 Downing Street untuk memperkuat hubungan antar pemerintah.
-
Investasi: Berdialog dengan Wakil PM David Lammy dan sejumlah CEO top Inggris-Indonesia.
-
Pendidikan: Menjajaki kerja sama dengan Russell Group, aliansi 24 universitas papan atas Inggris (termasuk Oxford dan Cambridge) untuk peningkatan mutu SDM Indonesia.
Lanjut ke Davos, Swiss
Usai dari Istana St. James, Presiden Prabowo langsung menuju bandara untuk bertolak ke Davos, Swiss. Presiden dijadwalkan menghadiri World Economic Forum (WEF) dan akan memberikan pidato khusus (special address) pada Kamis, 22 Januari 2026. Kehadiran Prabowo di WEF menjadi momen penting bagi Indonesia untuk memaparkan visi ekonomi nasional di hadapan para pemimpin ekonomi dunia. (P-01)



