JAKARTA, PARLE.CO.ID — Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) Mahfud MD mengkritisi rencana presiden terpilih Prabowo Subianto membengkakkan jumlah kementerian, demi mengakomodir partai-partai pendukung. Mahfud menyebut kolusi semakin menjalar ke mana-mana, merusak tata kelola negara.
“Besok pemilu yang akan datang tambah lagi jadi 60. Kolusinya semakin meluas, rusak nih negara,” katanya dalam Seminar Nasional ‘Pelaksanaan Pemilu 2024: Evaluasi dan Gagasan Ke Depan’ yang ditayangkan kanal YouTube Fakultas Hukum UII, Rabu (8/5/2024).
Mahfud juga sangat khawatir korupsi kian meluas bila wacana penambahan kementerian menjadi kenyataan. Disebutkan, ada celah buat melakukan praktik korupsi dalam setiap kementerian yang mendapatkan kucuran anggaran negara.
“Semangatnya bukan terus bagi-bagi kekuasaan itu, semangatnya membatasi jumlah-jumlah pejabat setingkat menteri karena semakin banyak, itu semakin sumber korupsi,” jelas Mahfud. (P-01)



