spot_img
Minggu, 25 Januari 2026
More
    spot_img
    BerandaPeristiwaSambut John Herdman, Hetifah: Harapan Baru dan Tantangan Besar Sepak Bola Indonesia

    Sambut John Herdman, Hetifah: Harapan Baru dan Tantangan Besar Sepak Bola Indonesia

    -

    JAKARTA, PARLE.CO.ID — Penunjukan John Herdman sebagai pelatih kepala Tim Nasional Indonesia dinilai sebagai langkah strategis yang menandai upaya serius Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) membangun arah baru sepak bola nasional yang lebih profesional, terukur, dan berkelanjutan.

    Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menyatakan bahwa keputusan menghadirkan pelatih dengan rekam jejak internasional tersebut mencerminkan komitmen untuk tidak sekadar mengejar prestasi jangka pendek, tetapi juga menata fondasi pembinaan sepak bola nasional secara sistemik.

    “Dengan pengalaman membawa tim nasional putra dan putri Kanada lolos ke Piala Dunia, John Herdman diharapkan mampu menghadirkan perubahan menyeluruh, baik dari sisi kualitas permainan, disiplin taktik, maupun mental bertanding para pemain,” ujar Hetifah dalam pernyataan resminya.

    Komisi X DPR RI menilai kepemimpinan Herdman harus diarahkan pada pembangunan jangka panjang yang konsisten. Peningkatan performa tim nasional, menurut Hetifah, tidak dapat dilepaskan dari sistem pembinaan yang terencana dan berkesinambungan di semua level usia.

    Dalam evaluasinya, Komisi X menyampaikan sejumlah catatan krusial yang perlu menjadi perhatian pelatih baru dan PSSI. Prioritas utama adalah regenerasi pemain dan pembinaan talenta muda, agar Timnas Indonesia tidak hanya bergantung pada pemain siap pakai, tetapi memiliki kesinambungan kekuatan di masa depan.

    Selain itu, Komisi X menekankan pentingnya proses seleksi pemain yang objektif dan adil. Pemilihan pemain, baik yang berkompetisi di dalam negeri maupun diaspora Indonesia di luar negeri, harus didasarkan pada parameter teknis yang jelas dan transparan.

    Sinergi antara tim nasional, klub-klub lokal, dan sistem kompetisi domestik juga dinilai sebagai prasyarat mutlak. Tanpa hubungan yang sehat dan saling mendukung di antara ketiganya, prestasi jangka panjang akan sulit dicapai.

    Komisi X turut menyoroti perlunya pencarian bakat yang lebih inklusif hingga ke daerah-daerah. Menurut Hetifah, pengembangan sepak bola nasional tidak boleh terpusat di wilayah tertentu, melainkan harus mencerminkan potensi Indonesia secara menyeluruh.

    Di tengah agenda padat Timnas Indonesia sepanjang 2026—mulai dari FIFA Match Day hingga Piala AFF—Komisi X mengingatkan agar PSSI dan jajaran pelatih tidak terjebak pada orientasi hasil instan. Evaluasi kinerja pelatih dan tim, tegas Hetifah, harus dilakukan secara objektif dan berbasis proses.

    “Sepak bola Indonesia membutuhkan lebih dari sekadar kemenangan. Yang dibutuhkan adalah sistem yang kuat, visi jangka panjang, dan komitmen bersama untuk membangun ekosistem sepak bola nasional secara konsisten,” kata Hetifah.

    Komisi X DPR RI menyatakan dukungan penuh terhadap langkah PSSI menghadirkan pelatih dengan reputasi global, sembari menegaskan pentingnya akuntabilitas, keberlanjutan pembinaan, serta keberpihakan pada pengembangan talenta nasional sebagai kunci kemajuan sepak bola Indonesia. ***

    TERKAIT

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Stay Connected

    0FansSuka
    0PengikutMengikuti
    0PengikutMengikuti
    22,800PelangganBerlangganan
    spot_img

    TERKINI