BerandaENTERTAINMENTTrend & ShowbizKejutan Pahit Terapkan Sindiran: Jimmy Kimmel Tunjuk Rosie O’Donnell Pandu Acaranya Khusus...

Kejutan Pahit Terapkan Sindiran: Jimmy Kimmel Tunjuk Rosie O’Donnell Pandu Acaranya Khusus untuk ‘Menyapa’ Donald Trump

Published on

spot_img

Jimmy Kimmel mengambil cuti musim panas secara sukarela dan menunjuk “musuh bebuyutan” Presiden Donald Trump, Rosie O’Donnell, sebagai pembawa acara tamu. Simak detail dan analisisnya!

Pembawa acara bincang-bincang populer, Jimmy Kimmel (58), secara mengejutkan merekrut Rosie O’Donnell untuk menjadi pembawa acara tamu di program Jimmy Kimmel Live! di saluran televisi ABC. Langkah ini secara terang-terangan disebutnya sebagai “kejutan istimewa” (special treat) yang ditujukan khusus bagi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Pengumuman ini disampaikan Kimmel dalam monolognya pada hari Kamis, 18 Juni 2026. “Saya akan mengambil cuti dua bulan ke depan — kali ini secara sukarela,” kelakarnya di hadapan para penonton.

Pernyataan “secara sukarela” tersebut merupakan sindiran atas sanksi skorsing yang pernah diterimanya dari pihak ABC pada bulan September 2025 yang lalu. Sanksi itu diberikan akibat komentar Kimmel terkait dampak politik pasca-pembunuhan tokoh konservatif Charlie Kirk. Menariknya, meskipun Presiden Trump telah berulang kali mendesak pihak ABC untuk memecat Kimmel, jaringan televisi tersebut justru memberikan perpanjangan kontrak selama satu tahun di tengah rentetan skandal tersebut.

Selama Kimmel absen dari layar kaca, Jimmy Kimmel Live! akan tetap mengudara sepanjang musim panas dengan deretan pembawa acara tamu selebritas. Nama-nama besar yang dipastikan hadir antara lain Tiffany Haddish, Colman Domingo, Ike Barinholtz, Anthony Anderson, hingga Jelly Roll.

Sengaja Menunjuk Rosie O’Donnell untuk Menyindir Trump

Dari deretan nama yang diumumkan, Kimmel menyiapkan satu tamu istimewa yang secara spesifik ditujukan untuk memancing reaksi sang presiden.

“Sebagai kejutan khusus untuk panglima tertinggi kita, saya meminta salah satu tokoh favoritnya sepanjang masa, Rosie O’Donnell, untuk hadir di sini dan terus memberikan pukulan. Jadi, sama-sama!” ungkap Kimmel. Kimmel kemudian menambahkan candaan bernada sarkastis, “Satu-satunya yang saya minta sebagai imbalan, Bapak Presiden, adalah agar Anda tidak melakukan hal bodoh selama saya pergi.”.

Juru bicara Rosie O’Donnell (64) telah mengonfirmasi kepada berbagai media bahwa kliennya akan memandu episode Jimmy Kimmel Live! selama satu minggu penuh, yang dijadwalkan mulai pada hari Senin, 17 Agustus 2026. O’Donnell sendiri merespons kabar tersebut di akun Instagram pribadinya pada Jumat, 19 Juni 2026, dengan menyertakan keterangan, “Dan saya sudah tidak sabar !!!”.

Konflik Panjang Rosie O’Donnell dan Donald Trump

Baik Jimmy Kimmel maupun Rosie O’Donnell memang dikenal memiliki sejarah perseteruan publik yang sangat panjang dengan Donald Trump (80). Menyusul kemenangan Trump pada pemilihan presiden keduanya, O’Donnell diketahui telah pindah ke Irlandia dan mulai memproses status kewarganegaraan di negara tersebut. Presiden Trump bahkan sempat beberapa kali memberikan ancaman akan mencabut kewarganegaraan Amerika Serikat milik O’Donnell, kendati belum jelas apakah ia benar-benar memiliki otoritas hukum untuk melaksanakan ancaman tersebut.

Kini, O’Donnell telah kembali menginjakkan kaki di Amerika Serikat. Ia dijadwalkan tampil dalam pertunjukan panggung solonya yang bertajuk Common Knowledge di Daryl Roth Theatre, New York City pada musim panas ini. Pada awal bulan ini, O’Donnell juga melontarkan kritik keras kepada para pendukung Trump dengan melabeli mereka sebagai kelompok yang “rasis, homofobik, [dan] tidak mencerminkan nilai Amerika” karena tetap setia mendukung sang presiden.

Meskipun dipastikan akan kembali ke layar kaca lewat Jimmy Kimmel Live!, ia sempat mengungkapkan dalam acara Watch What Happens Live With Andy Cohen bahwa belum ada tawaran baginya untuk kembali menjadi panelis tamu di acara lamanya, The View. “Saya bersedia menjadi pembawa acara tamu, tetapi mereka belum meminta saya. Jadi, kita lihat saja nanti,” isyaratnya pada Kamis, 18 Juni 2026.

Informasi Program dan Karier

Kategori Detail Informasi
Nama Program

Jimmy Kimmel Live!

Stasiun Televisi

ABC

Waktu Tayang

Setiap malam kerja pukul 23:35 ET

Jadwal Rosie O’Donnell

Memulai tugas selama sepekan sejak Senin, 17 Agustus 2026

Deretan Host Tamu Musim Panas

Tiffany Haddish, Colman Domingo, Ike Barinholtz, Anthony Anderson, Jelly Roll

Rekam Jejak Talk Show Rosie O’Donnell

The Rosie O’Donnell Show (1996–2002) – Pemenang 5 Daytime Emmy Awards

 

The Rosie Show (2011–2012)

Analisis:

Bagi pembaca dan penikmat berita hiburan di Indonesia, kabar ini memberikan beberapa perspektif yang sangat kontras dengan industri hiburan lokal:

  • Kentalnya Perpaduan Kritik Politik dan Hiburan: Di Amerika Serikat, program late-night talk show sering kali digunakan sebagai platform terang-terangan untuk menyindir presiden maupun kebijakan negara. Keputusan Kimmel merekrut O’Donnell hanya sebagai manuver “kejutan” bagi Donald Trump memperlihatkan bahwa ranah hiburan dan politik di AS beririsan dengan sangat frontal. Hal ini berbeda jauh dengan budaya pertelevisian Indonesia, di mana stasiun televisi mainstream umumnya menyajikan komedi satire secara jauh lebih halus, serta menghindari serangan langsung kepada personal kepala negara demi mengamankan frekuensi dan perizinan dari otoritas penyiaran.

  • Kemandirian Media Massa vis-a-vis Penguasa: Kasus ini memperlihatkan stasiun TV ABC secara berani memperpanjang kontrak Kimmel selama setahun penuh alih-alih menuruti desakan Presiden Trump yang meminta agar sang pemandu acara dipecat. Situasi ini memberikan gambaran jelas tentang independensi stasiun televisi AS yang kuat dari intervensi lembaga kepresidenan. Namun, hal ini dipersulit oleh fakta bahwa iklim politik tetap terasa mengancam, terbukti dari adanya pernyataan bahwa Trump pernah mengancam mencabut kewarganegaraan AS milik O’Donnell.

  • Kebebasan Berekspresi yang Ekstrem & Polarisasi Masyarakat: Aktor Hollywood tidak segan-segan terjun dalam arena perseteruan politik secara agresif. Pelabelan kelompok pendukung Trump sebagai “rasis, homofobik, dan tidak mencerminkan nilai Amerika” yang diucapkan O’Donnell menunjukkan tingginya angka kebebasan berpendapat di Amerika. Jika dianalogikan di Indonesia, seorang tokoh hiburan besar yang melontarkan kata-kata ekstrem seperti itu terhadap pendukung fanatik politisi tertentu kemungkinan besar akan segera menerima sanksi sosial masif, boikot penonton, atau berisiko terjerat delik aduan Undang-Undang ITE. Source

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

Resmi Dilantik Ahmad Muzani, Adela Kanasya Adies Jadi Anggota PAW MPR RI Gantikan Adies Kadir

Ketua MPR RI Ahmad Muzani resmi melantik Adela Kanasya Adies sebagai anggota PAW...

Gerak Cepat Istana: Presiden Prabowo Panggil Rosan Roeslani, Brian Yuliarto, hingga Dirut PLN Senin Siang

Presiden Prabowo Subianto memanggil jajaran menteri dan Dirut PLN ke Istana. Bahas isu...

Komisi II DPR Soroti Ruang Publik Modern: Demokrasi Beri Hak Bicara, tapi Tidak Menjamin Penggunaannya dengan Baik

Anggota Komisi II DPR Azis Subekti mengingatkan pentingnya adab dan tabayyun di media sosial...

Tragedi YTR di Bandung: Saat Cinta Berubah Jadi Penjara yang Merenggut Masa Depan

Oleh: Zidan Adam S.I.Kom* Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR (29), perempuan asal Rancaekek,...

More like this

Resmi Dilantik Ahmad Muzani, Adela Kanasya Adies Jadi Anggota PAW MPR RI Gantikan Adies Kadir

Ketua MPR RI Ahmad Muzani resmi melantik Adela Kanasya Adies sebagai anggota PAW...

Gerak Cepat Istana: Presiden Prabowo Panggil Rosan Roeslani, Brian Yuliarto, hingga Dirut PLN Senin Siang

Presiden Prabowo Subianto memanggil jajaran menteri dan Dirut PLN ke Istana. Bahas isu...

Komisi II DPR Soroti Ruang Publik Modern: Demokrasi Beri Hak Bicara, tapi Tidak Menjamin Penggunaannya dengan Baik

Anggota Komisi II DPR Azis Subekti mengingatkan pentingnya adab dan tabayyun di media sosial...