Ramai di TikTok sebutan ‘cringe’ untuk winged eyeliner. Simak sejarah mendalam, pergeseran tren makeup, serta panduan taktis membuat cat eye sesuai bentuk mata!
Siklus tren kecantikan di media sosial bergerak sangat dinamis. Belakangan ini, sebagian kreator konten Gen-Z di TikTok sempat melabeli gaya riasan mata kucing (cat eye) atau winged eyeliner tebal khas tahun 2016 sebagai sesuatu yang “cringe” (membuat jengah) dan “cheugy” (ketinggalan zaman), menyamakannya dengan tren celana jins ketat (skinny jeans).
Namun, benarkah tren ini sudah mati? Global Pro Lead Artist untuk Smashbox, Lori Taylor Davis, justru menyanggah hal tersebut. Menurutnya, tuduhan tersebut muncul hanya karena industri kecantikan baru saja melewati era clean girl yang minimalis. Ketika riasan wajah bergeser ke arah yang serba natural, garis eyeliner yang tegas dan tajam otomatis akan terlihat sangat dramatis dan kontras.
Nyatanya, winged eyeliner bukanlah tren musiman yang bisa hilang begitu saja. Gaya ini adalah teknik riasan legendaris yang telah bertahan selama lintas generasi dan memiliki akar sejarah yang sangat kuat.
Makna Budaya: Bukan Sekadar Makeup, Melainkan “Baju Zirah” Perempuan
Gaya winged eyeliner memiliki perjalanan sejarah yang panjang dan mendalam bagi berbagai kelompok komunitas di dunia:
-
Mesir Kuno: Menjadi cikal bakal riasan mata tegas yang digunakan oleh para bangsawan.
-
Dekade 1940-an (Budaya Chicana/Pachucas): Bagi perempuan imigran Meksiko-Amerika (Pachucas), winged liner yang dipadukan dengan lipstik tebal dan rambut sasak adalah simbol perlawanan terhadap budaya arus utama kulit putih sekaligus bentuk pemberontakan terhadap norma gender selama Perang Dunia II.
-
Dekade 1960-an (Black Beautiful Movement): Riasan mata grafis berani digunakan oleh ikon seperti Donyale Luna (model kulit hitam pertama di kover Vogue 1966) sebagai bentuk ekspresi, kreativitas, dan penegasan identitas politik.
“Bagi banyak perempuan Chicana, winged liner bukan sekadar kosmetik, melainkan baju zirah (armor). Ini adalah cara untuk berjalan di dunia dengan rasa percaya diri, perlindungan, dan ketegasan diri,” ungkap Lala Romero, co-founder dari Sweet Street Cosmetics.
Panduan Taktis: Cara Membuat Winged Eyeliner Sesuai Bentuk Mata
Jika Anda sering gagal atau merasa tidak cocok menggunakan winged eyeliner, pakar kecantikan menegaskan bahwa itu bukanlah kesalahan pada produknya, melainkan pada pemahaman teknik (skill issue).
Tabel Panduan Memilih dan Mengaplikasikan Winged Eyeliner
| Jenis Gaya Eyeliner | Karakteristik Garis | Sangat Cocok Untuk | Tips Aplikasi dari Pakar |
| Kitten Liner | Garis mikro-tipis, hanya mencuat sedikit di ujung luar mata. | Pemula, kelopak mata kecil/monolid, gaya sehari-hari yang natural. | Tarik garis tipis hanya dari sudut luar mata tanpa menariknya terlalu tinggi ke atas. |
| Classic Wing | Ketebalan medium dengan tarikan ujung luar yang terangkat lembut. | Bentuk mata bulat atau almond, suasana formal/kantor. | Buka mata, tatap cermin secara lurus, ikuti arah garis bulu mata bawah naik ke atas menuju ujung alis. |
| Pin-Up / Bold Cat Eye | Garis tebal di sepanjang kelopak dengan ujung sayap yang menukik tajam ke atas. | Acara malam hari, pesta, atau pemilik kelopak mata ganda yang tegas. | Bangun bentuk secara perlahan lewat lapisan-lapisan tipis, jangan mencoba membuatnya dalam satu kali tarikan. |
Tips Koreksi: Jika garis kiri dan kanan tidak simetris, jangan panik. Siapkan cotton bud berujung runcing yang telah dicelupkan ke dalam micellar water untuk merapikan tepiannya. Ingat prinsip para makeup artist: “They are sisters, not twins!” (Kanan dan kiri adalah saudara kandung, bukan kembar identik).
Analisis: Mengatasi “Hooded Eyes” dan Jebakan Siklus Cepat Media Sosial
Topik mengenai resistensi winged eyeliner ini membawa sudut pandang yang sangat relevan bagi pencinta kosmetik di Indonesia:
1. Solusi untuk Karakteristik Mata “Hooded Eyes” Asia
Banyak perempuan di Indonesia memiliki struktur mata hooded eyes (kelopak mata bagian atas turun atau tenggelam saat mata terbuka) atau monolid. Jika memaksakan teknik cat eye tebal tahun 2016, kelopak mata justru akan terlihat penuh dan berat. Oleh karena itu, tren Kitten Liner atau sayap tipis di ujung luar sangat direkomendasikan untuk pasar Indonesia. Teknik ini memberikan efek lifting (mata terlihat lebih naik dan segar) tanpa menyembunyikan lipatan mata asli yang kecil.
2. Ketahanan Produk di Tengah Cuaca Panas Ekstrem
Tantangan terbesar memakai eyeliner di Indonesia adalah risiko luntur (smudging) akibat keringat dan produksi minyak berlebih pada wajah di cuaca tropis. Guna mengadopsi tren ini dengan sukses, pembaca di Indonesia sangat disarankan memilih formula produk liquid liner pen yang memiliki klaim waterproof (tahan air) dan smudgeproof yang tinggi, atau menggunakan teknik mengunci eyeliner pensil dengan kuas yang diberi sedikit eyeshadow hitam agar riasan mata tetap tajam seharian.
3. Membangun Personal Brand di Tengah Gempuran Micro-Trends
Algoritma media sosial seperti TikTok terus-menerus memaksa konsumen untuk membeli produk baru lewat gempuran micro-trends seperti latte makeup, strawberry girl, atau clean girl. Analisis dari artikel ini mengingatkan konsumen di Indonesia agar tidak terjebak pada konsumerisme cepat (fast beauty). Mengetahui bentuk wajah sendiri, memahami apa yang Anda sukai, dan memiliki satu gaya riasan khas yang konsisten (seperti garis eyeliner yang tegas) justru akan membuat karakter atau personal branding Anda jauh lebih kuat, autentik, dan mudah dikenali di dunia profesional maupun sosial. Source
