spot_img
Minggu, 25 Januari 2026
More
    spot_img
    BerandaUncategorizedDorong Penguatan RS di Kota Wisata, Lia Istifhama Soroti Peran RSUD Batu

    Dorong Penguatan RS di Kota Wisata, Lia Istifhama Soroti Peran RSUD Batu

    -

    JAKARTA, PARLE.CO.ID — Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menegaskan bahwa pengembangan daerah tujuan wisata harus berjalan beriringan dengan penguatan kualitas rumah sakit. Menurutnya, fasilitas kesehatan yang andal bukan hanya kebutuhan warga lokal, tetapi juga elemen kunci dalam menjamin rasa aman dan kenyamanan wisatawan.

    Pernyataan tersebut disampaikan Lia saat menyoroti kesiapan layanan kesehatan di Kota Batu, salah satu destinasi wisata utama di Jawa Timur yang setiap tahun dikunjungi lebih dari dua juta wisatawan. Tingginya mobilitas manusia di kawasan wisata, kata dia, menuntut rumah sakit daerah memiliki standar medis dan pelayanan publik yang semakin kompetitif.

    “Perkembangan kota wisata harus diimbangi dengan kesiapan fasilitas kesehatan yang berdaya saing. Rumah sakit daerah tidak boleh tertinggal, karena ia menjadi bagian dari ekosistem pariwisata,” ujar Senator yang akrab disapa Ning Lia dalam keterangan tertulis, Sabtu (3/1/2026).

    Ia menilai, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kota Batu memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai penyedia layanan kesehatan dasar bagi masyarakat, tetapi juga sebagai penopang sektor wisata, termasuk peluang pengembangan wisata medis.

    Dalam kunjungannya ke RSUD Karsa Husada Batu, Ning Lia mengapresiasi sejumlah inovasi layanan yang dinilai adaptif terhadap kebutuhan masyarakat modern. Salah satunya adalah program homecare berbasis digital yang memungkinkan pasien pasca-rawat inap tetap mendapatkan pendampingan medis profesional dari rumah.

    “Dengan dukungan teknologi, pasien tetap dipantau secara berkala tanpa harus kembali ke rumah sakit. Ini membuat proses pemulihan lebih aman dan nyaman, sekaligus mengurangi beban layanan rawat inap,” ujarnya.

    Layanan homecare digital tersebut, lanjut Ning Lia, dijalankan dengan mengedepankan standar keselamatan pasien dan kualitas medis. Inovasi ini dinilai mampu memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi kelompok rentan dan pasien dengan keterbatasan mobilitas.

    Selain homecare digital, RSUD Karsa Husada Batu juga mengembangkan aplikasi layanan kesehatan terintegrasi bernama ‘Si Dul Kemit’. Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah masyarakat mengakses layanan medis secara cepat dan efisien, mulai dari informasi layanan hingga kebutuhan tindak lanjut pasien.

    Sebagai bentuk kepedulian sosial, rumah sakit tersebut juga memberikan satu kali layanan homecare gratis bagi pasien yang membutuhkan perawatan lanjutan setelah menjalani rawat inap.

    Ning Lia menilai kebijakan tersebut sejalan dengan prinsip pelayanan publik yang inklusif dan berkeadilan. Menurutnya, kemudahan akses terhadap layanan kesehatan merupakan hak dasar warga negara sekaligus fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik.

    “Saya berharap inovasi layanan kesehatan di Kota Batu tidak hanya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, tetapi juga memperkuat citra daerah sebagai destinasi wisata yang aman, nyaman, dan didukung fasilitas medis yang modern,” pungkasnya. ***

    TERKAIT

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Stay Connected

    0FansSuka
    0PengikutMengikuti
    0PengikutMengikuti
    22,800PelangganBerlangganan
    spot_img

    TERKINI