BerandaYudikatifAset Rampasan Tindak Pidana Skema Piramida Terjual Rp2,89 Miliar di Bali: Ini...

Aset Rampasan Tindak Pidana Skema Piramida Terjual Rp2,89 Miliar di Bali: Ini Rinciannya

Published on

spot_img

Lelang aset hasil kejahatan pencucian uang dan skema piramida dilakukan oleh Kejaksaan RI melalui sistem e-Auction.

Lelang Aset Tindak Pidana Skema Piramida Berhasil Dilaksanakan di Bali

DENPASAR, PARLE.CO.ID — Kejaksaan Republik Indonesia kembali menorehkan capaian dalam penegakan hukum tindak pidana ekonomi. Tim Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI dengan dukungan Kejaksaan Tinggi Bali dan Kejaksaan Negeri Denpasar sukses melelang aset rampasan dalam perkara pidana pencucian uang dan skema piramida.

Lelang tersebut dilaksanakan secara daring melalui sistem e-Auction milik Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Denpasar. Tanpa kehadiran peserta lelang secara fisik, penawaran dilakukan secara tertulis melalui situs resmi pemerintah di https://lelang.go.id, mengikuti waktu server yang ditentukan.

Tanah dan Bangunan di Denpasar Laku Rp2,89 Miliar

Objek lelang berupa sebidang tanah beserta bangunan di atasnya yang berlokasi di Jl. Tukad Badung Timur, Kelurahan Renon, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali. Luas tanah mencapai 315 meter persegi dan tercatat dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 2546 atas nama Hans Andre Martinus Supit.

Properti ini dikaitkan dengan terpidana Stefanus Richard dan beberapa rekan lainnya dalam perkara pidana yang ditangani oleh Kejaksaan Negeri Kota Bandung. Mereka dinyatakan bersalah karena terlibat dalam penerapan skema piramida dalam distribusi barang dan pencucian uang.

Putusan Pengadilan Tegaskan Aset Dirampas untuk Negara

Proses lelang merujuk pada Putusan Pengadilan Negeri Bandung Kelas 1A Khusus Nomor: 732/Pid.Sus/2022/PN.Bdg tanggal 31 Januari 2023. Dalam amar putusan tersebut, aset dinyatakan dirampas untuk negara dan ditetapkan untuk dilelang.

Uang hasil lelang sebesar Rp2.890.255.000 akan disalurkan kembali kepada para korban melalui asosiasi yang mewakili mereka, sebagai bentuk pemulihan hak para korban dari tindak pidana yang dilakukan para terpidana.

Transparansi dan Teknologi dalam Pemulihan Aset Negara

Lelang ini menegaskan komitmen Kejaksaan dalam pemulihan aset negara serta restitusi terhadap korban kejahatan ekonomi. Pemanfaatan sistem lelang elektronik memberikan transparansi serta efisiensi dalam pelaksanaan proses hukum.

Langkah ini juga memperkuat citra penegakan hukum yang adaptif dan profesional, terutama dalam menghadapi kejahatan ekonomi yang melibatkan sistem keuangan modern seperti pencucian uang dan penipuan skema piramida. (P-01)

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Terjaring OTT KPK, Uang Rp 1 Miliar Disita

Jakarta, parle — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam...

FWK KRITIK PENANGANAN KARHUTLA KURANG SERIUS, KALSEL MERASA JADI ANAK TIRI, MASYARAKAT MULAI FRUSTASI

Jakarta, Perle ---Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) menilai pemerintah kurang serius dan sistematis dalam menanggani...

Membaca Arah Operasi Senyap Prabowo

Oleh: Wartawan Senior Suherman Saleh* parle.co.id - Operasi politik tidak selalu berlangsung di panggung terbuka....

Ketua SMSI Babel Bardian Turun Langsung Bantu Korban Kebakaran 600 Rumah di Bangka Selatan

Ketua SMSI Babel Bardian (Foto : Ist) Bangka Selatan, Asatu Online – Ketua Serikat Media...

More like this

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Terjaring OTT KPK, Uang Rp 1 Miliar Disita

Jakarta, parle — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam...

FWK KRITIK PENANGANAN KARHUTLA KURANG SERIUS, KALSEL MERASA JADI ANAK TIRI, MASYARAKAT MULAI FRUSTASI

Jakarta, Perle ---Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) menilai pemerintah kurang serius dan sistematis dalam menanggani...

Membaca Arah Operasi Senyap Prabowo

Oleh: Wartawan Senior Suherman Saleh* parle.co.id - Operasi politik tidak selalu berlangsung di panggung terbuka....