BerandaLegislatifHari Belajar Guru: Langkah Strategis Tingkatkan Kapasitas Pengajar untuk Pendidikan Berkualitas

Hari Belajar Guru: Langkah Strategis Tingkatkan Kapasitas Pengajar untuk Pendidikan Berkualitas

Published on

spot_img

Kebijakan Kemendikdasmen Dukung Pengembangan Kompetensi Berkelanjutan bagi Guru

Pemerintah Dorong Peningkatan Kapasitas Guru melalui Hari Belajar Mingguan

JAKARTA, PARLE.CO.ID — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor 5684/MDM.B1/HK.04.00/2025 tentang Hari Belajar Guru. Kebijakan ini mewajibkan setiap guru dan kepala sekolah untuk mengalokasikan satu hari dalam seminggu guna pengembangan kompetensi tanpa mengganggu jam belajar reguler.

Konsistensi Kunci Keberhasilan

Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat (Rerie), menyatakan dukungannya terhadap langkah ini. “Upaya memperkuat konsistensi peningkatan kapasitas guru sangat penting untuk masa depan pendidikan Indonesia,” tegasnya dalam keterangan tertulis, Jumat (11/4).

Ia menekankan bahwa kebijakan ini harus diimplementasikan secara optimal agar mampu menciptakan ekosistem pembelajaran berkelanjutan. “Dengan perkembangan dunia yang dinamis, guru perlu terus meng-upgrade kemampuan agar bisa mencetak generasi berdaya saing,” ujar Rerie, yang juga anggota Komisi X DPR RI.

Fleksibilitas dan Kolaborasi

Hari Belajar Guru ditentukan berdasarkan kesepakatan forum profesional di masing-masing sekolah. Tujuannya adalah mendorong Pengembangan Kompetensi Berkelanjutan (PKB) melalui pelatihan, diskusi, atau pelatihan mandiri.

Rerie mendorong guru memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. “Peningkatan kapasitas guru akan berdampak langsung pada kualitas layanan pendidikan,” jelasnya. Ia juga meminta pemerintah daerah dan pusat memberikan dukungan penuh agar program ini berjalan efektif.

Generasi Berdaya Saing sebagai Target

Anggota Partai NasDem ini meyakini, guru yang kompeten akan melahirkan peserta didik yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter kuat. “Ini investasi jangka panjang untuk menyiapkan SDM unggul di masa depan,” pungkasnya. (P-01)

 

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

Insiden JPO Tendean Jadi Alarm Keselamatan, DPRD DKI Minta Audit Infrastruktur Publik

Insiden alat berat yang tersangkut di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) kawasan Tendean menunjukkan bahwa...

Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis, Charles Honoris: Penentuan Penerima Harus Tepat Sasaran

Pemerintah didorong melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar manfaatnya...

Sari Yuliati: Reformasi Hukum Nasional Bergantung pada Implementasi KUHAP

Reformasi hukum nasional tidak akan memberikan dampak nyata hanya dengan lahirnya peraturan baru. Yang...

Peluncuran Buku Anotasi KUHAP 2025, Komisi III DPR Dorong Keseragaman Penafsiran dan Penguatan Kepastian Hukum

Implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) 2025 memasuki fase krusial setelah regulasi baru...

More like this

Insiden JPO Tendean Jadi Alarm Keselamatan, DPRD DKI Minta Audit Infrastruktur Publik

Insiden alat berat yang tersangkut di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) kawasan Tendean menunjukkan bahwa...

Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis, Charles Honoris: Penentuan Penerima Harus Tepat Sasaran

Pemerintah didorong melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar manfaatnya...

Sari Yuliati: Reformasi Hukum Nasional Bergantung pada Implementasi KUHAP

Reformasi hukum nasional tidak akan memberikan dampak nyata hanya dengan lahirnya peraturan baru. Yang...