BerandaPeristiwaKasus Dugaan Monopoli Pinjol Anggota AFPI Naik ke Pemberkasan, Asep Dahlan Bilang...

Kasus Dugaan Monopoli Pinjol Anggota AFPI Naik ke Pemberkasan, Asep Dahlan Bilang Begini

Published on

spot_img

JAKARTA, PARLE.CO..ID – Konsultan keuangan Asep Dahlan menilai langkah Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) yang meningkatkan status dugaan monopoli pinjaman online (pinjol) oleh Anggota ke tahap pemberkasan sebagai kemajuan penting dalam menciptakan persaingan usaha yang sehat.

“Ini adalah langkah maju, mengingat kasus ini sudah berlangsung cukup lama sejak 2023. Dengan peningkatan status ini, diharapkan ada kejelasan hukum dan perlindungan bagi konsumen,” ujar Asep Dahlan dalam keterangan tertulisnya, Senin (10/3/2025).

Kasus ini bermula dari temuan KPPU yang menduga adanya pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang larangan praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat. Dugaan pelanggaran ini berkaitan dengan penetapan suku bunga pinjol oleh oknum anggota Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI).

Menurut Asep Dahlan, kebijakan AFPI yang menetapkan suku bunga maksimum sebesar 0,8% per hari bagi seluruh anggotanya berpotensi melanggar aturan persaingan usaha.

“Ketika seluruh anggota mengikuti kebijakan ini tanpa ada variasi, maka persaingan menjadi tidak sehat,” jelas pendiri Dahlan Consultant tersebut.

Asep menegaskan bahwa secara hukum, asosiasi seperti AFPI tidak boleh melakukan praktik yang mengarah pada monopoli jika itu merugikan persaingan usaha.

“Keputusan akhir ada di tangan KPPU, dan kita tunggu bagaimana hasil penyelidikan ini berkembang,” pungkasnya. ***

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

BPI KPNPA RI Desak Kapolri Beri Perhatian Kasus Irjen Sofyan Nugroho: Pejabat Polri Saja Menunggu Kepastian Hukum, Bagaimana Rakyat Biasa?

Jakarta, Parle – Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik...

FWK MENILAI KPK PENAKUT, PEMERINTAH TIDAK BOLEH ANTIKRITIK

Jakarta, Parle--Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) mengingatkan KPK harus memiliki keberanian dan konsistensi dalam penegakan...

Masyarakat Kabupaten Banjar Dukung Metode PDSK Bendungan Riam Kiwa, Berharap Pembayaran Segera Cair

BANJAR, Parle – Masyarakat beserta jajaran perangkat desa di Kabupaten Banjar menyatakan dukungan penuh terhadap...

Diperlakukan Seperti Maling, Janda Tiga Anak Minta MA Periksa Juru Sita PN Tangerang Ambo Adi Manggaukang

TANGERANG, parle - Rahmawati, seorang janda dengan tiga anak, meminta Mahkamah Agung (MA) Republik...

More like this

BPI KPNPA RI Desak Kapolri Beri Perhatian Kasus Irjen Sofyan Nugroho: Pejabat Polri Saja Menunggu Kepastian Hukum, Bagaimana Rakyat Biasa?

Jakarta, Parle – Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik...

FWK MENILAI KPK PENAKUT, PEMERINTAH TIDAK BOLEH ANTIKRITIK

Jakarta, Parle--Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) mengingatkan KPK harus memiliki keberanian dan konsistensi dalam penegakan...

Masyarakat Kabupaten Banjar Dukung Metode PDSK Bendungan Riam Kiwa, Berharap Pembayaran Segera Cair

BANJAR, Parle – Masyarakat beserta jajaran perangkat desa di Kabupaten Banjar menyatakan dukungan penuh terhadap...