BerandaUncategorizedIrman Gusman Serukan Harmoni dan Inovasi Lewat Budaya Minangkabau dalam Silaturahmi IKM

Irman Gusman Serukan Harmoni dan Inovasi Lewat Budaya Minangkabau dalam Silaturahmi IKM

Published on

spot_img

JAKARTA, PARLE.CO.ID – Dalam pertemuan yang sarat makna budaya dan kebangsaan, ratusan tokoh dari komunitas Minangkabau berkumpul di Gedung Kementerian Kebudayaan RI pada Minggu (20/4/2025), memperingati Silaturahmi Budaya dan Halal bi Halal Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM).

Acara ini menjadi ajang konsolidasi kultural di tengah tantangan zaman, dengan kehadiran tokoh nasional Irman Gusman yang turut menyuarakan pentingnya menjaga identitas budaya sembari mendorong inovasi sosial.

Irman, anggota DPD RI dan Ketua Dewan Pengawas IKM, bergabung dengan Menteri Kebudayaan (Menbud) sekaligus Ketua Umum DPP IKM Fadli Zon serta berbagai tokoh Minangkabau lainnya.

Dalam sambutannya, Irman menekankan peran strategis IKM sebagai jembatan antara nilai-nilai tradisional dan tantangan modernitas.

“Budaya Minangkabau tidak hanya bertahan, tapi terus tumbuh di hati para perantau. Ini menjadi bukti kekuatan nilai-nilai yang kita warisi dan perlu kita teruskan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa komunitas perantau seperti IKM memiliki potensi besar sebagai motor penggerak harmoni sosial dan inovasi kebangsaan.

“Budaya bukan sekadar adat atau tradisi, tapi juga nilai, etika, dan cara pandang. Di sinilah letak kontribusi kita bagi Indonesia yang lebih beradab dan berkemajuan,” ujar Irman di akhir pidatonya.

Budaya Sebagai Pondasi

Fadli Zon, yang memimpin acara tersebut, turut menggarisbawahi pentingnya kebudayaan sebagai pondasi dalam menghadapi perubahan global.

“Budaya adalah jati diri bangsa. Dengan menjaganya, kita bisa tetap kokoh dalam arus globalisasi yang makin deras,” katanya di hadapan hadirin lintas generasi.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca-Ramadan, tetapi juga panggung pertukaran pandangan antargenerasi tentang peran budaya dalam membentuk masa depan bangsa. Diskusi, pertunjukan seni, dan ramah tamah mewarnai suasana yang kental akan kekeluargaan dan rasa cinta terhadap tanah leluhur.

Dengan semangat kebersamaan yang menyala, pertemuan budaya ini menjadi penegas bahwa identitas lokal tak pernah kehilangan relevansi—justru menjadi sumber kekuatan dalam membangun masa depan yang inklusif dan berakar kuat. ***

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

AI dalam Dunia Hukum Semakin Tak Terhindarkan

Oleh: Habib Aboe Bakar Alhabsyi (Anggota Panja Artificial Intelligence (AI) BKSAP DPR RI dari...

566 Penerima MBG Diduga Keracunan di Sidoarjo, Abidin Fikri Desak BGN Evaluasi Total

Insiden dugaan keracunan yang menimpa ratusan penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok...

Restorasi Desa Adat Sade Dimulai, Fahri Hamzah: Bentuk Asli Rumah Adat Jadi Prioritas Pemerintah

Pemerintah memastikan rencana restorasi Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), tidak...

Fahri Hamzah Desak BPS Benahi Data Backlog Rumah, Soroti Lesunya Daya Serap Pasar

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah mendesak Badan Pusat Statistik (BPS)...

More like this

AI dalam Dunia Hukum Semakin Tak Terhindarkan

Oleh: Habib Aboe Bakar Alhabsyi (Anggota Panja Artificial Intelligence (AI) BKSAP DPR RI dari...

566 Penerima MBG Diduga Keracunan di Sidoarjo, Abidin Fikri Desak BGN Evaluasi Total

Insiden dugaan keracunan yang menimpa ratusan penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok...

Restorasi Desa Adat Sade Dimulai, Fahri Hamzah: Bentuk Asli Rumah Adat Jadi Prioritas Pemerintah

Pemerintah memastikan rencana restorasi Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), tidak...