DPR Dorong Percepatan Pengangkatan CPNS dan PPPK
JAKARTA, PARLE.CO.ID — Pemerintah akan segera memberikan kepastian mengenai pengangkatan calon aparatur sipil negara (CASN) 2024. Pengumuman resmi akan disampaikan pada Senin (17/3/2025) siang oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini, serta Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Zudan Arif Fakrulloh.
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, mengungkapkan bahwa pengumuman ini dijadwalkan pada pukul 13.00 atau 14.00 WIB. “Saya sudah mendapatkan konfirmasi bahwa pihak pemerintah akan memberikan pengumuman kepada media,” ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
DPR Beri Masukan untuk Percepatan Proses
Dalam pertemuan antara DPR dan pemerintah beberapa waktu lalu, DPR telah menyampaikan usulan percepatan pendataan dan simulasi dalam rangka pengangkatan CPNS dan PPPK. Menurut Dasco, pengangkatan CPNS direncanakan pada Oktober 2025, sementara PPPK akan dilakukan pada Maret 2026.
“Kami meminta pemerintah untuk mempercepat proses pendataan dan melakukan simulasi guna memastikan pengangkatan CASN bisa berlangsung lebih cepat,” jelasnya.
Dari hasil diskusi tersebut, pemerintah memastikan bahwa pengangkatan CASN akan dilaksanakan secara serentak pada 2025. Namun, terkait detail waktu pelaksanaannya, Dasco menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah.
“Apakah CPNS akan diangkat setelah Lebaran atau di bulan tertentu, serta kapan PPPK akan menyusul, tentu menjadi kewenangan pemerintah untuk mengumumkannya secara resmi,” tambahnya.
Presiden Prabowo: Proses Pengangkatan CASN Sedang Berjalan
Sebelumnya, pada Kamis (13/3/2025), Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah tengah mengurus proses pengangkatan CASN 2024. “Ya, lagi diurus semuanya,” kata Prabowo di Plaza Insan Berprestasi, Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Jakarta Pusat.
Adapun pemerintah sebelumnya telah menyesuaikan jadwal pengangkatan CPNS, yang semula direncanakan pada pertengahan 2025 menjadi Oktober 2025. Penyesuaian ini dilakukan untuk mengatasi berbagai tantangan dalam proses rekrutmen serta menata sistem ASN secara lebih menyeluruh.
Kementerian PANRB menegaskan bahwa penundaan ini bertujuan untuk memastikan pengadaan CASN berjalan lebih optimal dan tidak mengalami kendala administratif maupun teknis di kemudian hari. (P-01)


