BerandaPresidenPrabowo di WEF Davos: Indonesia Jadi 'Titik Terang' Ekonomi Dunia di Tengah...

Prabowo di WEF Davos: Indonesia Jadi ‘Titik Terang’ Ekonomi Dunia di Tengah Gejolak Global

Published on

spot_img

DAVOS, SWISS, PARLE.CO.ID — Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato optimistis di hadapan para pemimpin dunia dalam forum World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026). Dalam kesempatan tersebut, Presiden menegaskan bahwa Indonesia kini diakui sebagai salah satu motor penggerak ekonomi global yang paling tangguh.

Presiden Paparkan Bukti Ketangguhan Ekonomi RI: Inflasi 2% dan Pertumbuhan Konsisten di Atas 5%

Prabowo mengungkapkan bahwa Dana Moneter Internasional (IMF) secara khusus memberikan pujian kepada Indonesia. “IMF baru-baru ini menggambarkan Indonesia sebagai titik terang global dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat di tengah lingkungan eksternal yang penuh tantangan,” ujar Presiden Prabowo.

Rekam Jejak Stabil: Satu Dekade Tumbuh 5 Persen

Di hadapan audiens internasional, Presiden memaparkan bukti nyata keberhasilan ekonomi domestik. Selama sepuluh tahun terakhir, Indonesia mampu menjaga laju pertumbuhan ekonomi secara konsisten di atas angka 5 persen per tahun.

Indikator makroekonomi Indonesia juga menunjukkan performa yang sangat sehat:

  • Laju Inflasi: Terjaga rendah di kisaran 2 persen.

  • Defisit Anggaran: Konsisten di bawah 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

  • Disiplin Fiskal: Komitmen pembayaran utang yang sangat kredibel.

“Lembaga-lembaga internasional tidak memuji kami karena optimisme tanpa dasar. Mereka melakukannya karena bukti. Mereka mengakui bahwa ekonomi Indonesia tangguh,” tegasnya.

Disiplin Fiskal dan Reputasi Internasional

Presiden Prabowo juga menggarisbawahi bahwa kredibilitas ekonomi Indonesia dibangun di atas disiplin fiskal yang ketat. Indonesia memiliki catatan sejarah yang bersih dalam memenuhi kewajiban utang luar negerinya, yang menjadi nilai tambah di mata investor global.

Menurut Presiden, ketahanan ekonomi saat ini adalah hasil dari kebijakan yang dirancang secara hati-hati (prudent policy) dan berbasis data (evidence-based). Ia meyakini Indonesia tidak hanya akan bertahan dari gejolak global, tetapi justru memanfaatkan momentum ini untuk mempercepat akselerasi pertumbuhan di tahun 2026.

Data Tambahan Relevan (Konteks Ekonomi 2026):

Berdasarkan laporan World Economic Outlook terbaru, Indonesia memang diproyeksikan menjadi salah satu dari sedikit negara G20 yang mampu mempertahankan pertumbuhan positif di tengah tingginya suku bunga global. Keberhasilan program hilirisasi industri dan penguatan konsumsi domestik menjadi faktor kunci yang sering disorot oleh analis internasional sebagai “tameng” Indonesia terhadap resesi global. (P-01)

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

AI dalam Dunia Hukum Semakin Tak Terhindarkan

Oleh: Habib Aboe Bakar Alhabsyi (Anggota Panja Artificial Intelligence (AI) BKSAP DPR RI dari...

566 Penerima MBG Diduga Keracunan di Sidoarjo, Abidin Fikri Desak BGN Evaluasi Total

Insiden dugaan keracunan yang menimpa ratusan penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok...

Restorasi Desa Adat Sade Dimulai, Fahri Hamzah: Bentuk Asli Rumah Adat Jadi Prioritas Pemerintah

Pemerintah memastikan rencana restorasi Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), tidak...

Fahri Hamzah Desak BPS Benahi Data Backlog Rumah, Soroti Lesunya Daya Serap Pasar

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah mendesak Badan Pusat Statistik (BPS)...

More like this

AI dalam Dunia Hukum Semakin Tak Terhindarkan

Oleh: Habib Aboe Bakar Alhabsyi (Anggota Panja Artificial Intelligence (AI) BKSAP DPR RI dari...

566 Penerima MBG Diduga Keracunan di Sidoarjo, Abidin Fikri Desak BGN Evaluasi Total

Insiden dugaan keracunan yang menimpa ratusan penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok...

Restorasi Desa Adat Sade Dimulai, Fahri Hamzah: Bentuk Asli Rumah Adat Jadi Prioritas Pemerintah

Pemerintah memastikan rencana restorasi Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), tidak...