BerandaLegislatifEdukasi Pemilih Pemula, Graal Taliawo Sosialisasikan Empat Konsensus Negara di Halteng

Edukasi Pemilih Pemula, Graal Taliawo Sosialisasikan Empat Konsensus Negara di Halteng

Published on

spot_img

MALUKU UTARA, PARLE.CO.ID – Upaya memperkuat wawasan kebangsaan di kalangan generasi muda terus dilakukan berbagai pihak. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi Empat Konsensus Negara yang menyasar para pelajar sebagai calon pemilih masa depan.

Anggota MPR RI, Dr. R. Graal Taliawo, kembali menggelar sosialisasi Empat Konsensus Negara kepada siswa-siswi SMK Negeri 5 Halmahera Tengah (Halteng), Maluku Utara, pada Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dalam kegiatan tersebut, Graal menggandeng Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Halmahera Tengah untuk memberikan pemahaman mengenai pemilu kepada para siswa yang kelak akan menjadi pemilih pemula.

Sosialisasi berlangsung secara interaktif. Graal mengajak para siswa berdiskusi melalui sejumlah pertanyaan pemantik mengenai hak dan kewajiban warga negara. Ia juga menjelaskan secara rinci empat konsensus dasar negara Indonesia, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika, yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa.

Antusiasme siswa terlihat dari berbagai pertanyaan dan tanggapan yang disampaikan selama kegiatan. Salah seorang siswi menyampaikan pandangannya mengenai hak memilih dalam pemilu.

“Salah satu hak kita adalah memilih kitong pe wakil. Dalam hal ini orang lain tidak boleh dan tidak bisa menghasut mengenai kitape pilihan,” ujar Senator asal Maluku Utara itu lagi.

Soal Penggelembungan Suara dalam Pemilu

Selain itu, ada pula siswa yang menanyakan tentang dugaan penggelembungan suara yang sempat menjadi isu dalam pemilu sebelumnya.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Graal menjelaskan pentingnya perlindungan hak asasi manusia dalam sistem demokrasi Indonesia. Ia merujuk pada Pasal 28 UUD 1945 yang menjamin hak-hak dasar setiap warga negara.

“Hak asasi melekat pada setiap manusia tanpa terkecuali. Di mana ada hak warga negara, bersamaan dengan itu ada kewajiban negara untuk menyediakannya. Termasuk di dalamnya hak memilih dan hak dipilih yang perlu dilindungi negara,” kata Graal, yang merupakan kelahiran Wayaua, Halmahera Selatan.

Graal juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari pihak sekolah serta partisipasi aktif para siswa dalam diskusi tersebut. Menurut dia, kegiatan sosialisasi kebangsaan penting dilakukan secara berkelanjutan untuk membangun kesadaran generasi muda terhadap nilai-nilai kebangsaan.

“Generasi muda adalah modal untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Karena itu, wawasan kebangsaan perlu terus dibagikan sebagai pondasi mereka dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Sekolah SMK Negeri 5 Halmahera Tengah menyampaikan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai sosialisasi semacam ini sangat dibutuhkan oleh para siswa.

“Kami sangat membutuhkan pengetahuan seperti ini, karena kegiatan sosialisasi kebangsaan seperti ini jarang dilakukan di sekolah kami,” katanya. ***

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

Tragis di Usia 18 Tahun: Penyebab Meninggalnya Aktris ‘Godzilla x Kong’ Kaylee Hottle Terungkap Usai Kecelakaan Maut di Maryland

Aktris muda Kaylee Hottle (18) meninggal dunia akibat kecelakaan tragis di Maryland. Pihak medis...

AIPA Diminta Perkuat Perdamaian ASEAN Lewat Deteksi Dini Ancaman Digital

Dinamika keamanan kawasan Asia Tenggara dinilai telah bergeser seiring pesatnya perkembangan teknologi digital. Ancaman...

Indonesia Harus Perkuat Diplomasi, Dave Laksono: Waspadai Dampak Konflik AS-Iran-Israel terhadap Ekonomi Global

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyatakan eskalasi konflik yang melibatkan Amerika...

Alasan Kesehatan, Hotman Paris Mundur dari Tim Kuasa Hukum Febrie Adriansyah

Dinamika penanganan perkara yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie...

More like this

Tragis di Usia 18 Tahun: Penyebab Meninggalnya Aktris ‘Godzilla x Kong’ Kaylee Hottle Terungkap Usai Kecelakaan Maut di Maryland

Aktris muda Kaylee Hottle (18) meninggal dunia akibat kecelakaan tragis di Maryland. Pihak medis...

AIPA Diminta Perkuat Perdamaian ASEAN Lewat Deteksi Dini Ancaman Digital

Dinamika keamanan kawasan Asia Tenggara dinilai telah bergeser seiring pesatnya perkembangan teknologi digital. Ancaman...

Indonesia Harus Perkuat Diplomasi, Dave Laksono: Waspadai Dampak Konflik AS-Iran-Israel terhadap Ekonomi Global

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyatakan eskalasi konflik yang melibatkan Amerika...