BerandaMobilitasBuka Puasa Bersama PERIKSHA, Bamsoet: Komunitas Menembak dan Otomotif Adalah Energi Bangsa

Buka Puasa Bersama PERIKSHA, Bamsoet: Komunitas Menembak dan Otomotif Adalah Energi Bangsa

Published on

spot_img

Bambang Soesatyo (Bamsoet) ajak komunitas olahraga menembak, otomotif, dan cigar nusantara perkuat solidaritas kebangsaan lewat momentum buka puasa bersama.

JAKARTA, PARLE.CO.ID – Anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Perkumpulan Pemilik Izin Khusus Senjata Api Bela Diri Indonesia (PERIKSHA), Bambang Soesatyo, menekankan pentingnya peran komunitas dalam menjaga keutuhan negara. Hal tersebut disampaikannya dalam acara buka puasa bersama keluarga besar PERIKSHA di Parle Resto, Jakarta, Sabtu malam (28/2/2026).

Pria yang akrab disapa Bamsoet ini menilai tradisi buka puasa bersama di kalangan komunitas olahraga menembak dan otomotif telah berkembang menjadi sarana penguatan solidaritas, kepedulian sosial, serta pembentukan karakter kebangsaan.

“Spirit brotherhood di komunitas olahraga menembak dan otomotif yang tergabung di PERIKHSA RIDERS, PERIKSHA 4×4, dan pecinta cigar nusantara adalah modal sosial yang sangat kuat dalam menjaga kesatuan dan persatuan bangsa,” ujar Bamsoet.

Di tengah meningkatnya populasi pemilik senjata api beladiri dan pecinta otomotif di Indonesia, Bamsoet mengingatkan agar momentum Ramadan dijadikan refleksi untuk menjaga etika. Ia menekankan pentingnya menjaga kesantunan dalam berkendara serta tanggung jawab dalam kepemilikan senjata api.

“Ramadan menjadi momentum untuk merawat nilai kebersamaan, memperkuat empati, dan meneguhkan komitmen agar komunitas hadir membawa manfaat bagi masyarakat,” imbuhnya.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan komunitas di bawah naungan PERIKSHA, antara lain Presiden PERIKSHA RIDERS Aldwin Rahadian, Presiden PERIKHSA CIGAR Charles Wicaksana, serta Presiden PERIKSHA 4×4 Malik Bawazier didampingi Wakil Presiden Sunan Kalijaga.

Sebagai Ketua Dewan Pembina Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan Penasehat PERBAKIN, Bamsoet memaparkan data pertumbuhan komunitas yang signifikan. Dengan penjualan kendaraan roda empat yang stabil di atas satu juta unit dan roda dua lebih dari lima juta unit pada tahun 2025, basis massa komunitas otomotif sangatlah besar.

Ketua MPR RI ke-15 ini berharap energi besar dari komunitas yang terorganisir hingga ke pelosok daerah ini dapat diarahkan pada kegiatan sosial yang positif.

“Komunitas olahraga menembak dan otomotif memiliki modal sosial yang besar. Jika energi ini diarahkan pada kegiatan positif, dampaknya luar biasa bagi masyarakat. Jika dirawat dengan konsisten, ia menjadi kekuatan sosial yang membantu mempererat persatuan dan memperkuat karakter gotong royong bangsa,” pungkas Bamsoet. ****

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

PPATK Siap Telusuri Aliran Dana Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Penelusuran aliran dana menjadi salah satu kunci untuk mengungkap dugaan korupsi dan tindak pidana...

Puan Maharani: Sekolah Harus Jadi Ruang Aman, Kasus MAN 3 Padang Tak Boleh Terulang

Di tengah meningkatnya tantangan yang dihadapi remaja di era digital, kasus yang terjadi di...

Harris Turino: Kebocoran APBN Akibat Lemahnya Penegakan Hukum dan Pengawasan

Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Harris Turino Kurniawan, menilai persoalan...

Punya SDM Unggul, Depok Didorong Menjadi Knowledge City dan Pusat AI Bertaraf Dunia

Kota Depok dinilai memiliki modal besar untuk berkembang menjadi pusat inovasi dan ekonomi berbasis...

More like this

PPATK Siap Telusuri Aliran Dana Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Penelusuran aliran dana menjadi salah satu kunci untuk mengungkap dugaan korupsi dan tindak pidana...

Puan Maharani: Sekolah Harus Jadi Ruang Aman, Kasus MAN 3 Padang Tak Boleh Terulang

Di tengah meningkatnya tantangan yang dihadapi remaja di era digital, kasus yang terjadi di...

Harris Turino: Kebocoran APBN Akibat Lemahnya Penegakan Hukum dan Pengawasan

Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Harris Turino Kurniawan, menilai persoalan...