LONDON, PARLE.CO.ID — Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Bambang Soesatyo (Bamsoet), memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Duta Besar RI untuk Inggris, Desra Percaya, beserta jajaran KBRI London. Keberhasilan mereka dalam mengoordinasi kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto dinilai memberikan dampak konkret bagi kepentingan nasional Indonesia.
Peran strategis KBRI London dan Dubes Desra Percaya dinilai krusial dalam mengamankan komitmen investasi, pendidikan, hingga konservasi lingkungan.
Bamsoet menegaskan bahwa hasil kunjungan ini bukan sekadar diplomasi simbolik, melainkan langkah strategis yang berorientasi pada hasil nyata (result-oriented).
Capaian Investasi dan Sektor Strategis
Selama lawatan tersebut, Indonesia berhasil mengamankan komitmen investasi senilai kurang lebih Rp90 triliun (£4,5 miliar). Investasi ini difokuskan pada beberapa sektor kunci:
-
Energi Bersih: Pengembangan infrastruktur berkelanjutan.
-
Sektor Maritim: Modernisasi armada perikanan nasional dengan rencana pembangunan 1.582 kapal nelayan yang akan dirakit di dalam negeri.
-
Teknologi: Penguatan industri berbasis teknologi tinggi.
Transformasi Pendidikan & SDM
Di bidang pendidikan, Presiden Prabowo telah bertemu dengan 24 profesor dari universitas elit dunia (Group Russell), termasuk University of Oxford dan Imperial College London.
“Pak Desra selaku Duta Besar akan menindaklanjuti kerja sama ini dengan rencana pembukaan 10 kampus baru di Indonesia, khususnya untuk bidang Kedokteran dan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics),” ujar Bamsoet saat bertemu jajaran KBRI di Wisma Nusantara, London (25/1/2026).
Diplomasi Lingkungan dengan Kerajaan Inggris
Selain agenda bisnis, pertemuan dengan Raja Charles III menghasilkan kesepakatan di bidang konservasi. Inggris berkomitmen mendukung pemulihan ekosistem di 57 Taman Nasional di Indonesia, yang memperkuat citra Indonesia sebagai paru-paru dunia.
Data Tambahan Relevan: Sebagai informasi pendukung, Inggris merupakan salah satu investor asing terbesar bagi Indonesia di sektor energi hijau. Berdasarkan data BKPM/Kementerian Investasi, realisasi investasi Inggris di Indonesia menunjukkan tren positif dalam tiga tahun terakhir, dan kunjungan Presiden Prabowo ini menjadi momentum “booster” bagi kemitraan strategis kedua negara pasca-Brexit.
Diplomasi Berkelas Dunia
Bamsoet, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Perkumpulan Alumni Doktor Ilmu Hukum UNPAD, menekankan bahwa kewibawaan Presiden Prabowo di mata pemimpin dunia seperti PM Keir Starmer dan Raja Charles III menunjukkan posisi Indonesia yang sejajar dan berdaulat.
“Ini adalah wajah baru diplomasi Indonesia: tegas, rasional, dan berorientasi pada hasil,” pungkasnya. (P-01)



