BerandaUncategorizedHabib Aboe Desak Korlantas Polri Buktikan Kinerja Humanis dengan Dampak Nyata di...

Habib Aboe Desak Korlantas Polri Buktikan Kinerja Humanis dengan Dampak Nyata di Lapangan

Published on

spot_img

JAKARTA, PARLE.CO.ID — Dalam rapat yang berlangsung hangat namun penuh tekanan evaluatif, Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi menegaskan bahwa kinerja Direktorat Lalu Lintas Polri harus diukur dari apa yang benar-benar terjadi di lapangan, bukan dari paparan yang tersusun rapi. Seraya menyampaikan apresiasi, ia mengingatkan bahwa polisi lalu lintas adalah “wajah terdepan” Polri yang setiap hari dilihat masyarakat—dan karena itu menjadi cermin utama kualitas pelayanan kepolisian.

Berbicara dalam rapat dengar pendapat Komisi III DPR RI bersama Kakorlantas Polri dan jajaran Dirlantas seluruh Polda, Kamis (27/11/2025), salah satunya terkait kesiapan pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026, Habib Aboe menilai Korlantas hadir dengan pendekatan yang lebih humanis dan komprehensif. Namun, ia menekankan bahwa gaya penyampaian tidak boleh berhenti menjadi retorika.

“Wajah polisi itu yang paling nampak adalah lalu lintas. Dan tadi dibuktikan dengan penyampaian yang humanis. Ini bukan puja-puji, tapi hal penting karena masyarakat melihat keamanan dari polisi lalu lintas,” ujarnya.

Ia juga menggarisbawahi bahwa sektor lalu lintas memegang posisi strategis sejak diberlakukannya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Menurutnya, penguatan kewenangan yang diberikan UU tersebut menuntut profesionalisme tinggi, konsistensi pelaksanaan, dan bebas dari intervensi kepentingan mana pun.

Politisi PKS itu kembali menegaskan bahwa seluruh konsep dan strategi yang dipaparkan dalam forum DPR harus diwujudkan menjadi kebijakan yang terasa oleh masyarakat. “Semoga apa yang dipaparkan bukan hanya kata-kata, tapi menjadi fakta di lapangan,” kata anggota DPR asal Kalimantan Selatan I tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Habib Aboe menyoroti data kecelakaan pada periode Nataru 2024–2025 yang mencapai 3.434 kasus. Angka ini, menurutnya, adalah alarm keras agar Polri meningkatkan keselamatan dan pelayanan di jalan raya.

“Data tersebut harus menjadi perhatian serius untuk meningkatkan keselamatan dan pelayanan bagi masyarakat,” ujar Sekjen DPP PKS periode 2020–2025 itu. ***

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

Kebakaran Desa Adat Sade Hanguskan 120 Bangunan, DPR Siapkan Revitalisasi

Kebakaran mengubah sebagian kawasan Desa Adat Sade, Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara...

Sufmi Dasco Beri Pesan Duka untuk Ahmad Zaki Ali yang Wafat dalam Misi Kemanusiaan di NTT

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan ucapan duka cita mendalam atas wafatnya...

Merayakan HUT ke-81 RI di Acara “Parle in Red”, Bamsoet Dorong Penguatan Ekosistem Industri Kreatif dan Hiburan

Anggota DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) merayakan HUT ke-81 RI di acara Parle in...

Ariawan Dapat Penghargaan Tokoh Muda Jurnalistik Kreatif dari SDI

Swarna Dwipa Institute (SDI) memberikan apresiasi kepada Dr. Ariawan sebagai Tokoh Muda Jurnalistik Kreatif,...

More like this

Kebakaran Desa Adat Sade Hanguskan 120 Bangunan, DPR Siapkan Revitalisasi

Kebakaran mengubah sebagian kawasan Desa Adat Sade, Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara...

Sufmi Dasco Beri Pesan Duka untuk Ahmad Zaki Ali yang Wafat dalam Misi Kemanusiaan di NTT

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan ucapan duka cita mendalam atas wafatnya...

Merayakan HUT ke-81 RI di Acara “Parle in Red”, Bamsoet Dorong Penguatan Ekosistem Industri Kreatif dan Hiburan

Anggota DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) merayakan HUT ke-81 RI di acara Parle in...